Berita Daerah MAN

Tingkatkan Konsentrasi Siswa, Guru SKI MAN 1 Majalengka Terapkan Brain Gym

Talaga (KEMENAG) — Suasana pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di kelas XI-2 MAN 1 Majalengka berlangsung dinamis dan menyenangkan pada Selasa (11/08/2026). Untuk menjaga fokus dan semangat belajar para peserta didik di jam pelajaran akhir, guru pengampu menyisipkan kegiatan ice breaking berupa Brain Gym (senam otak).

Kegiatan yang berlangsung pada jam pelajaran ke-7 dan ke-8 tersebut diikuti oleh seluruh siswa-siswi kelas XI-2. Pemanfaatan Brain Gym ini dirancang khusus untuk mengatasi rasa kantuk dan kejenuhan siswa setelah seharian mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Dalam pelaksanaannya, peserta didik diajak melakukan serangkaian gerakan fisik ringan yang melatih koordinasi tubuh, tangan, mata, serta daya konsentrasi. Seluruh siswa tampak antusias dan bersemangat mengikuti setiap instruksi gerakan dalam suasana yang santai dan penuh keakraban.

Guru SKI Kelas XI-2 MAN 1 Majalengka, Lapid, S.Pd.I., menjelaskan bahwa metode ini menjadi strategi efektif untuk mengembalikan kesiapan fisik dan mental peserta didik saat menerima materi pembelajaran yang tergolong padat.

“Brain Gym menjadi salah satu cara sederhana untuk menciptakan suasana pembelajaran yang lebih menyenangkan. Setelah melakukan aktivitas ini, diharapkan siswa kembali bersemangat dan lebih siap menerima materi,” ujar Lapid di sela-sela kegiatan.

Perkuat Pemahaman Aset Negara, Staf TU MTsN 11 Majalengka Ikuti BISIKAN

Adapun intermezzo Brain Gym tersebut dilaksanakan di tengah-tengah penyampaian materi Sejarah Kebudayaan Islam mengenai “Strategi dan Kebijakan Daulah Usmani.” Usai melakukan pemanasan otak dan tubuh, para siswa kembali diarahkan untuk berkonsentrasi memahami poin-poin penting mengenai kebijakan para pemimpin Daulah Usmani dalam membangun dan memajukan peradaban Islam pada masanya.

Inovasi pembelajaran ini menegaskan pentingnya perhatian pendidik terhadap kondisi fisik serta kesiapan mental peserta didik, sehingga proses transfer ilmu tidak hanya berorientasi pada ketuntasan materi semata, melainkan juga kenyamanan belajar.

Melalui penerapan metode pembelajaran yang adaptif dan menyenangkan seperti ini, diharapkan kualitas layanan pendidikan di lingkungan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Majalengka terus meningkat, serta mampu mencetak generasi peserta didik yang unggul, fokus, dan berprestasi.

Kontributor: Wawan Abdul Gani

Tingkatkan Kepedulian Sosial Siswa, MTsN 5 Majalengka Gelar Ceramah Keagamaan dan Shalat Duha Bersama

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *