Berita Daerah

Tingkatkan Mutu Pendidikan, MTsN 3 Majalengka Gelar Pengisian Sulingjar

Ligung (Kemenag) — MTsN 3 Majalengka menggelar kegiatan pengisian Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar) yang berlangsung selama dua hari, yakni pada Rabu s.d Kamis, 5 s.d 6 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan langkah strategis madrasah dalam mendukung program nasional evaluasi serta pemetaan aspek pendukung kualitas pembelajaran di lingkungan sekolah.

Sulingjar sendiri merupakan alat ukur yang diandalkan oleh Kementerian Pendidikan untuk mengevaluasi dan memetakan berbagai aspek vital pendukung proses belajar-mengajar. Keikutsertaan dalam Sulingjar bersifat wajib bagi seluruh kepala satuan pendidikan dan jajaran guru guna menghasilkan data komprehensif yang nantinya bermuara pada penerbitan Rapor Pendidikan.

Kepala MTsN 3 Majalengka, Dr. H. Dede Sofyan Hadi, M.Ag., menegaskan betapa krusialnya partisipasi seluruh pendidik dalam agenda ini.

“Pengisian Sulingjar ini sangat penting karena data yang kita masukkan secara jujur dan objektif akan menjadi tolok ukur utama dalam Rapor Pendidikan madrasah. Rapor ini bukan sekadar angka, melainkan cermin mutlak yang menunjukkan sejauh mana kualitas iklim belajar dan proses pendidikan yang telah kita hadirkan,” ujar Dede.

Seluruh jajaran pendidik di MTsN 3 Majalengka menyambut arahan tersebut dengan penuh antusiasme dan tanggung jawab. Salah satu tenaga pendidik yang berpartisipasi aktif dalam pengisian instrumen Sulingjar ini adalah Wartono, S.Pd. Ia bersama rekan-rekan guru lainnya secara cermat mengisi lembar survei berbasis digital sesuai dengan kondisi nyata proses pembelajaran di madrasah.

MTsN 10 Majalengka Kirim Tujuh Siswa Ikuti OMI 2026

Pelaksanaan Sulingjar ini memiliki beberapa tujuan utama yang sangat fundamental, di antaranya untuk mengukur aspek iklim keamanan dan iklim inklusivitas di sekolah. Selain itu, instrumen survei ini dirancang untuk menilai kualitas proses belajar-mengajar secara mendalam, sehingga hasilnya dapat dijadikan bahan perbaikan mutu layanan pendidikan secara nasional.

Melalui pengisian Sulingjar yang berjalan lancar selama dua hari tersebut, pihak madrasah berharap hasil evaluasi ini dapat memberikan gambaran yang presisi mengenai peta kekuatan dan hal-hal yang perlu ditingkatkan di MTsN 3 Majalengka. Refleksi berbasis data dari Rapor Pendidikan tersebut diharapkan mampu menjadi pijakan kokoh dalam menyusun program kerja serta inovasi pembelajaran ke depan.

Besar harapan pula agar komitmen dan partisipasi aktif seluruh tenaga pendidik, seperti yang ditunjukkan oleh Wartono dan guru lainnya, dapat membawa MTsN 3 Majalengka menuju peningkatan mutu pendidikan yang berkelanjutan. Dengan terciptanya iklim sekolah yang aman, inklusif, dan berkualitas, madrasah optimis mampu mencetak generasi peserta didik yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing tinggi.

Kontributor: Putri Siti Reykhani

Keputrian MTsN 7 Majalengka Jadi Ruang Tumbuh Siswi Bekal Ibadah, Karakter, dan Kesehatan Mental

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *