Leuwimunding (Kemenag) — Menjelang gelaran Ikatan Tunas Abadi Jambore Nasional (ITA Jamnas) dan Lomba Tingkat (LT) II Pramuka Penggalang Tingkat Kecamatan Leuwimunding, Kontingen MTsN 1 Majalengka terus mengintensifkan latihan. Kegiatan pemantapan ini berlangsung penuh semangat di lapangan upacara madrasah pada Selasa (11/08/2026).
Sebanyak 24 siswa pilihan yang terbagi dalam dua regu putra dan satu regu putri berlatih secara intensif setiap hari seusai Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Mereka memantapkan berbagai materi cabang perlombaan yang akan dipertandingkan dalam perkemahan, meliputi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ), PBB, Tari Jaipong, Pidato, Pionering, hingga Penjelajahan yang mencakup ujian kemampuan Semaphore, Sandi, P3K, dan Menaksir.
Pembina Pramuka MTsN 1 Majalengka, Hj. Eti Rusmiati, S.Ag., menyampaikan rasa bangga atas kemandirian dan antusiasme para peserta. Menurutnya, meski sebagian proses latihan di lapangan dilaksanakan secara mandiri oleh para peserta, mereka tetap menunjukkan disiplin dan kesiapan tinggi.
“Alhamdulillah, kesiapan anak-anak sudah cukup matang. Hafalan semaphore, kelancaran pidato, hingga ketangkasan pionering sudah berjalan baik. Namun, kami menekankan agar latihan tidak terlalu diforsir. Yang terpenting saat ini adalah menjaga stamina, kesehatan, serta mental bertanding mereka agar tetap prima di hari pelaksanaan,” ujar Eti.
Kegiatan latihan ini bertujuan untuk mengasah keterampilan teknis keagamaan, kedisiplinan, dan kepramukaan siswa, sekaligus membentuk karakter kepemimpinan yang tangguh dan berakhlakul karimah. Manfaat dari kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan jiwa kemandirian, kerja sama tim, dan rasa percaya diri pada para siswa madrasah.
Sebagai langkah tindak lanjut, pembina pramuka akan terus melakukan pemantauan kondisi fisik dan mental para peserta hingga hari keberangkatan menuju bumi perkemahan.
Diharapkan partisipasi aktif MTsN 1 Majalengka pada ajang ini tidak hanya membuahkan prestasi terbaik yang mengharumkan nama madrasah, tetapi juga memberikan dampak positif dalam mencetak generasi muda Islam yang cerdas, mandiri, dan berkarakter—sejalan dengan komitmen Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan madrasah.
Kontibutor : Pipit Laila Fitri


Komentar