Jatitujuh (KEMENAG) — Siswa kelas VIII MTsN 7 Majalengka melaksanakan pembelajaran IPA dengan membuat miniatur model sel menggunakan bahan stirofoam, Senin (10/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran materi struktur dan fungsi sel sekaligus sebagai upaya menghadirkan pengalaman belajar yang kreatif, kontekstual, dan menyenangkan bagi siswa.
Dalam kegiatan tersebut, siswa tidak hanya mempelajari materi sel melalui penjelasan dan gambar di buku, tetapi juga secara langsung membuat model tiga dimensi yang menggambarkan bagian-bagian sel. Dengan memanfaatkan bahan sederhana berupa stirofoam, siswa menuangkan kreativitasnya untuk membentuk dan menata berbagai organel sel sesuai dengan materi yang telah dipelajari.
Pembuatan miniatur model sel juga mendorong siswa untuk lebih aktif dalam proses pembelajaran. Mereka dituntut untuk memahami struktur sel, mengenali bagian-bagian organel, serta mengetahui fungsi masing-masing organel sebelum menuangkannya ke dalam bentuk miniatur.
Guru Mata Pelajaran IPA MTsN 7 Majalengka, Suratman, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan tersebut dirancang agar siswa dapat memahami konsep sel secara lebih konkret dan tidak hanya mengandalkan pembelajaran secara teoritis.
“Pemanfaatan stirofoam sebagai bahan pembuatan miniatur model sel merupakan salah satu upaya untuk menghadirkan pembelajaran IPA yang lebih kreatif, kontekstual, dan menyenangkan. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya memahami struktur dan fungsi organel sel secara teori, tetapi juga dapat memvisualisasikannya secara langsung dalam bentuk tiga dimensi,” ungkap Suratman.
Menurutnya, pembelajaran berbasis praktik seperti ini juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan berbagai keterampilan. Selain pemahaman terhadap materi IPA, siswa belajar bekerja secara teliti, kreatif, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama dalam menyelesaikan tugas pembelajaran.
“Saya berharap melalui kegiatan sederhana ini, siswa semakin antusias dalam belajar IPA. Mereka dapat memahami bahwa belajar IPA tidak hanya melalui buku dan penjelasan guru, tetapi juga dapat dilakukan melalui kegiatan praktik dan kreativitas dengan memanfaatkan bahan-bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar,” tambahnya.
Kegiatan pembuatan miniatur model sel tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman siswa kelas VIII terhadap konsep struktur dan fungsi sel. Di sisi lain, pembelajaran ini juga menjadi sarana bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dan keterampilan melalui pengalaman belajar yang langsung dan bermakna.
Melalui pembelajaran yang memadukan pengetahuan, keterampilan, dan kreativitas tersebut, MTsN 7 Majalengka terus berupaya menghadirkan proses pembelajaran yang aktif dan inovatif sehingga siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mampu mengembangkan potensi dan keterampilan yang dimilikinya.
Kontributor: Suratman


Komentar