Talaga (KEMENAG) – Menyongsong peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, civitas akademika MTs Negeri 5 Majalengka menggelar aksi Gerakan Bersih-Bersih Masjid (Geber-Mas) yang dipusatkan di Mushola At-Tarbiyyah, Senin (10/8/2026).
Kegiatan gotong royong ini dilaksanakan sebagai langkah konkret menindaklanjuti arahan hasil rapat koordinasi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka bersama Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Barat pada Rabu (5/8/2026) terkait persiapan semarak peringatan kemerdekaan.
Aksi kebersihan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut diikuti dengan antusias oleh seluruh komponen madrasah. Para siswa-siswi bahu-membahu bersama Kepala Madrasah, jajaran guru, serta staf Tata Usaha membersihkan area ruang utama mushola, tempat wudu, hingga lingkungan sekitar sarana ibadah tersebut.
Kepala MTsN 5 Majalengka, H. Jajang Gunawan, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan bahwa Geber-Mas bukan sekadar aksi fisik, melainkan media pembentukan karakter gotong royong dan penanaman rasa cinta tanah air bagi para siswa.
“Semangat mengisi kemerdekaan harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Melalui gerakan ini, kami mengajarkan para siswa untuk peduli terhadap kebersihan tempat ibadah sekaligus memupuk jiwa kebersamaan di lingkungan madrasah,” tegas Jajang di sela-sela kegiatan.
Sementara itu, Pembina Keagamaan MTsN 5 Majalengka, Hj. Leni Nueraena, S.Ag., menambahkan bahwa kegiatan ini memiliki nilai edukasi spiritual yang tinggi.
“Kebersihan adalah bagian dari iman. Kami berharap pembiasaan menjaga kebersihan tempat ibadah ini tidak berhenti pada momentum HUT RI saja, tetapi melekat menjadi budaya harian para siswa, baik di sekolah, rumah, maupun masyarakat,” ujar Hj. Leni.
Dra. Nena Kusmiati selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana Prasarana turut memberikan tanggapannya terkait kegiatan ini. Beliau menekankan pentingnya pemeliharaan fasilitas madrasah secara berkelanjutan.
“Ketersediaan sarana ibadah yang bersih menunjang kenyamanan beribadah seluruh warga madrasah. Melalui aksi Geber-Mas ini, kita tidak hanya merawat fisik bangunan Mushola At-Tarbiyyah, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki pada diri siswa. Kami di bidang Sarpras akan terus mendukung dan memfasilitasi kegiatan perawatan lingkungan seperti ini agar sarana prasarana yang ada selalu terjaga dengan baik dan siap digunakan kapan saja,” ungkap Nena.
Sebagai langkah tindak lanjut, pihak madrasah berkomitmen untuk menjadikan agenda kebersihan lingkungan dan tempat ibadah sebagai kegiatan pembiasaan rutin yang terintegrasi dalam program pendidikan karakter.
Melalui pelaksanaan Gerakan Bersih-Bersih Masjid ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan dan keagamaan di MTsN 5 Majalengka, serta menciptakan suasana belajar yang nyaman, bersih, dan religius di lingkungan MTs Negeri 5 Majalengka.
Kontributor : Maula Devani


Komentar