Kertajati (KEMENAG) — “Kegiatan ini menjadi sarana untuk mendoakan bangsa dan negara agar senantiasa diberikan keamanan, kemajuan, serta keberkahan. Selain itu, sebagai ASN Kementerian Agama, kita harus terus meneladani semangat perjuangan para pahlawan dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.”
Demikian ditegaskan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kertajati, Edang, S.Sy., saat memimpin jajarannya mengikuti kegiatan Dzikir Kebangsaan yang diselenggarakan Kementerian Agama Republik Indonesia di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (1/8/2026).
Kegiatan spiritual bernuansa nasionalisme tersebut digelar dalam rangka memperingati dan mensyukuri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Edang menginstruksikan seluruh pegawai KUA Kertajati tanpa terkecuali untuk hadir langsung dalam gelaran akbar tersebut. Keikutsertaan ini merupakan wujud ketaatan menindaklanjuti instruksi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, sekaligus bentuk rasa syukur atas nikmat kemerdekaan bangsa Indonesia.
Ia menambahkan, Dzikir Kebangsaan ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat rasa syukur kepada Allah SWT, memupuk persatuan, serta meningkatkan dedikasi pegawai dalam melayani masyarakat.
Keberangkatan rombongan Kementerian Agama Kabupaten Majalengka menuju Jakarta dilakukan menggunakan 29 armada bus. Rombongan terdiri dari para Aparatur Sipil Negara (ASN), penyuluh agama, penghulu, guru madrasah, hingga pegawai dari berbagai satuan kerja (satker) di lingkungan Kemenag Majalengka. Sejak keberangkatan hingga acara berlangsung di Monas, seluruh pegawai KUA Kertajati tampak antusias dan bersemangat membawakan jiwa nasionalisme serta nilai-nilai perjuangan.
Rasa bangga dan syukur juga disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kertajati, Ali Mujahid. Menurutnya, pengalaman berpartisipasi langsung dalam helatan akbar ini sangat berkesan dan semakin mempertebal rasa cinta tanah air.
“Kami sangat senang dan bahagia dapat hadir langsung di Monas bersama ribuan keluarga besar Kementerian Agama dari berbagai daerah. Dzikir Kebangsaan ini tidak hanya memperkuat keimanan, tetapi juga menumbuhkan semangat nasionalisme sekaligus menjadi ajang silaturahmi bagi seluruh keluarga besar ASN Kementerian Agama,” tutur Ali.
Melalui keikutsertaan dalam Dzikir Kebangsaan ini, diharapkan seluruh ASN dan pegawai KUA Kertajati dapat semakin memperkokoh integrasi nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan cinta tanah air dalam menjalankan tugas sehari-hari sebagai pelayan umat dan masyarakat.
Kontributor: Asep Marwan


Komentar