Jatitujuh (KEMENAG) — MTsN 7 Majalengka terus menanamkan karakter peduli lingkungan kepada peserta didik melalui kegiatan kokurikuler berbasis pembiasaan. Pada Selasa (4/8/2026), peserta didik Kelas VII A yang berjumlah 26 orang melaksanakan kegiatan menanam, merawat, dan memelihara tanaman hias di dalam pot yang ditempatkan di depan ruang kelas sebagai bagian dari program penghijauan lingkungan madrasah.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan mempercantik lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam menjaga kelestarian lingkungan. Seluruh peserta didik terlibat aktif mulai dari menyiapkan media tanam, menanam bibit, hingga menata pot tanaman di depan kelas agar menciptakan suasana belajar yang lebih hijau, bersih, dan nyaman.
Guru Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) MTsN 7 Majalengka, Hj. Euis Sri Hastuti, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi pembelajaran yang menghubungkan teori dengan praktik nyata di lingkungan sekitar.
“Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya mempelajari pentingnya tumbuhan bagi kehidupan, tetapi juga dilatih untuk memiliki rasa tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian terhadap lingkungan. Menanam adalah langkah awal, sedangkan merawat dan memelihara tanaman secara berkelanjutan merupakan pendidikan karakter yang sesungguhnya,” ujar Hj. Euis Sri Hastuti.
Menurutnya, kebiasaan sederhana seperti menyiram tanaman, membersihkan pot, dan menjaga kebersihan area sekitar kelas akan membentuk karakter peserta didik yang peduli terhadap lingkungan sejak dini. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi budaya positif yang terus berkembang di lingkungan madrasah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Kepala MTsN 7 Majalengka, Dedi Priatna, S.Pd., M.Si., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan kokurikuler tersebut. Ia menilai program penghijauan menjadi salah satu bentuk nyata pendidikan karakter yang sejalan dengan visi madrasah dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, disiplin, dan berprestasi.
“Madrasah bukan hanya tempat menimba ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat membangun karakter. Melalui kegiatan penghijauan ini, peserta didik belajar mencintai lingkungan, bekerja sama, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian terhadap kelestarian alam. Kami berharap kegiatan seperti ini menjadi budaya yang terus tumbuh dan menjadi identitas MTsN 7 Majalengka sebagai madrasah yang bersih, hijau, dan nyaman,” tutur Dedi Priatna.
Program penghijauan melalui penanaman tanaman dalam pot di depan setiap ruang kelas diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan madrasah. Selain menciptakan suasana yang lebih asri dan sejuk, kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran karakter yang mendukung terwujudnya lingkungan belajar yang sehat, nyaman, serta berkelanjutan.
Kontributor: Suratman


Komentar