Jatitujuh (KEMENAG) — MTsN 7 Majalengka resmi membentuk Tim Kontributor Berita pada Senin (3/8/2026) sebagai langkah strategis dalam memperkuat publikasi serta diseminasi informasi berbagai program, prestasi, dan kegiatan madrasah kepada masyarakat secara cepat, akurat, dan bertanggung jawab.
Pembentukan tim tersebut dipimpin langsung oleh Kepala MTsN 7 Majalengka, Dedi Priatna, S.Pd., M.Si., yang menegaskan pentingnya pengelolaan informasi di era digital sebagai bagian dari upaya membangun citra positif madrasah. Menurutnya, setiap program dan capaian yang dilaksanakan madrasah perlu didokumentasikan serta dipublikasikan secara profesional agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi media inspirasi bagi satuan pendidikan lainnya.
Tim Kontributor Berita MTsN 7 Majalengka terdiri atas unsur pimpinan dan guru yang memiliki kompetensi di bidang publikasi, yaitu Kepala MTsN 7 Majalengka Dedi Priatna, S.Pd., M.Si., Wakil Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Drs. H. Sujatmo, Wakil Kepala Bidang Akademik Teddy Hermansyah, S.Pd., Wakil Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Suratman, S.Pd., serta guru Bahasa Indonesia Hj. Iis Nuraisah, S.HI.
Kepala MTsN 7 Majalengka, Dedi Priatna, menyampaikan bahwa pembentukan tim ini merupakan bentuk komitmen madrasah dalam mendukung keterbukaan informasi publik sekaligus meningkatkan kualitas pemberitaan di lingkungan Kementerian Agama. Ia berharap setiap kegiatan madrasah tidak hanya terdokumentasi dengan baik, tetapi juga mampu disajikan dalam bentuk berita yang informatif, edukatif, dan memenuhi kaidah jurnalistik.
“Publikasi bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi media untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap mutu layanan pendidikan madrasah. Oleh karena itu, setiap berita harus disusun secara objektif, akurat, dan memiliki nilai informasi yang bermanfaat,” ujarnya.
Melalui pembentukan Tim Kontributor Berita, MTsN 7 Majalengka menargetkan peningkatan kualitas publikasi di berbagai media, baik pada portal resmi Kementerian Agama maupun media sosial madrasah. Setiap anggota tim diharapkan mampu berkolaborasi dalam menghimpun data, mendokumentasikan kegiatan, menyusun naskah berita, hingga menyajikan informasi yang sesuai dengan prinsip-prinsip jurnalistik.
Langkah ini juga menjadi tindak lanjut dari upaya penguatan kapasitas kehumasan di lingkungan Kementerian Agama agar madrasah semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Dengan publikasi yang berkualitas, berbagai inovasi, prestasi, serta praktik baik yang dilaksanakan MTsN 7 Majalengka diharapkan dapat diketahui masyarakat luas dan menjadi inspirasi bagi madrasah lainnya.
Kontributor: Suratman


Komentar