Berita Daerah KUA
Beranda » Berita » Asah Kompetensi Kontributor, KUA Siap Optimalkan Publikasi Layanan Keagamaan

Asah Kompetensi Kontributor, KUA Siap Optimalkan Publikasi Layanan Keagamaan

Rajagaluh (KEMENAG) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sumberjaya siap mengoptimalkan publikasi layanan keagamaan di era digital. Langkah ini diawali dengan pengiriman kontributor berita untuk mengikuti kegiatan pendampingan dan penguatan kompetensi jurnalistik yang digelar di Auditorium Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Majalengka, Kamis (30/7/2026).

Dalam kegiatan yang bertujuan meningkatkan kapasitas, kapabilitas, serta menyamakan persepsi dalam penulisan berita tersebut, Kepala KUA Kecamatan Sumberjaya, Tatang Tarmidi, S.Fil.I., secara resmi mengutus Eki Kurniawan, S.Sos.,. 

Tatang menyampaikan bahwa perkembangan teknologi yang pesat merupakan hal positif yang harus dimanfaatkan. Melalui platform digital, informasi dan layanan keagamaan kini dapat diakses oleh masyarakat kapan saja dan di mana saja. Oleh karena itu, kompetensi kontributor dalam mengelola informasi menjadi kunci utama.

“Dengan mengikutsertakan Eki Kurniawan dalam pembinaan ini, kami berharap pengelolaan dan publikasi layanan keagamaan dapat berjalan lebih optimal. Saya optimis dengan kemampuannya yang masih muda dan memiliki potensi besar dalam menyusun redaksi berita. Namun, peningkatan kompetensi secara berkelanjutan tetap penting agar kemampuannya terus berkembang,” ujar Tatang.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, Endang Mu’min, memaparkan materi mengenai pedoman penulisan berita yang baku. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antar-tim, termasuk pelibatan Kepala KUA dalam proses penyuntingan sebelum berita dipublikasikan. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga akurasi serta menghindari kesalahan yang tidak sesuai dengan kaidah jurnalistik dan PUEBI.

Plt Kepala KUA Cigasong Baru Awali Tugas dengan Perkenalan Bersama Pegawai

“Penulisan berita harus mengacu pada pedoman yang baku. Oleh karena itu, kolaborasi antartim termasuk pelibatan Kepala KUA dalam proses penyuntingan sangat krusial untuk menjaga akurasi serta menghindari kesalahan yang tidak sesuai dengan kaidah jurnalistik dan PUEBI,” tegas Endang.

Melalui pelatihan ini, KUA Sumberjaya diharapkan mampu mendongkrak kuantitas publikasi program keagamaan ke tengah masyarakat, tanpa sedikit pun mengesampingkan kualitas tulisan yang disajikan.

Kontributor: Eki Kurniawan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *