Majalengka (Kemenag) — MTsN 3 Majalengka terus memperkuat pembinaan karakter peserta didik melalui kegiatan Pembiasaan Doa Bersama yang dilaksanakan setiap pagi di lapangan upacara madrasah, Selasa (4/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya madrasah dalam menanamkan nilai-nilai religius sekaligus membangun budaya disiplin sebelum proses pembelajaran dimulai.
Seluruh siswa MTsN 3 Majalengka diwajibkan hadir di lingkungan madrasah paling lambat pukul 06.30 WIB. Setelah seluruh peserta didik berkumpul dan berbaris dengan tertib di lapangan upacara, kegiatan diawali dengan doa bersama sebagai ikhtiar memohon kelancaran dan keberkahan dalam menuntut ilmu.
Usai doa bersama, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan kedisiplinan siswa yang meliputi kerapihan pakaian, kelengkapan atribut, serta kepatuhan terhadap tata tertib madrasah. Seluruh rangkaian kegiatan selesai sebelum pembelajaran dimulai pada pukul 07.00 WIB sehingga peserta didik dapat mengikuti proses belajar mengajar dengan lebih siap dan tertib.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Mansur, S.Pd.I, menyampaikan bahwa pembiasaan doa bersama merupakan salah satu program pembinaan karakter yang dilaksanakan secara berkelanjutan di MTsN 3 Majalengka.
“Melalui pembiasaan doa bersama dan penegakan disiplin setiap pagi, kami berharap peserta didik memiliki karakter religius, bertanggung jawab, serta terbiasa memulai setiap aktivitas dengan doa. Kebiasaan baik ini diharapkan menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun di masyarakat,” ujar Mansur.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kedisiplinan siswa, tetapi juga membentuk budaya positif di lingkungan madrasah. Dengan memulai hari melalui doa bersama, peserta didik diharapkan memiliki kesiapan mental, spiritual, dan akademik dalam mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran.
Ke depan, MTsN 3 Majalengka akan terus mengoptimalkan program-program pembiasaan karakter sebagai bagian dari implementasi pendidikan yang berorientasi pada pembentukan akhlak mulia, kedisiplinan, dan penguatan nilai-nilai moderasi beragama di lingkungan madrasah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta peserta didik yang disiplin, religius, dan berakhlak mulia sehingga mampu mendukung terwujudnya layanan pendidikan madrasah yang berkualitas serta semakin memperkuat kualitas pelayanan Kementerian Agama kepada masyarakat.
Kontributor: Putri Siti Reykhani


Komentar