Jakarta (Kemenag) — Aparatur Sipil Negara (ASN) MAN 2 Majalengka mengikuti kegiatan Dzikir Kebangsaan yang diselenggarakan di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Sabtu (1/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Kegiatan tersebut diikuti oleh lebih dari 100.000 jemaah dari berbagai unsur masyarakat.
Rombongan ASN MAN 2 Majalengka memulai perjalanan dari madrasah pada pukul 08.08 WIB menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati yang menjadi titik temu seluruh satuan kerja Kementerian Agama Kabupaten Majalengka. Rombongan tiba di BIJB pada pukul 09.15 WIB untuk selanjutnya bergabung dengan peserta lainnya menuju Jakarta.
Sebelum keberangkatan menuju Monas, seluruh peserta menerima pembekalan dan arahan dari Ketua Kafilah yang ditujukan kepada para pengemudi serta ketua rombongan (karom) setiap bus. Demi menjamin keamanan dan kelancaran perjalanan, masing-masing bus mendapat pengawalan dari satu personel Kepolisian Resor Majalengka.
Setelah menempuh perjalanan menuju ibu kota, rombongan tiba di kawasan Monas pada pukul 17.05 WIB. Setibanya di lokasi, seluruh peserta melaksanakan ibadah salat Magrib dan Isya berjamaah di Lapangan Monas sebelum mengikuti rangkaian Dzikir Kebangsaan bersama peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Salah seorang peserta dari MAN 2 Majalengka, Wakil Kepala Bidang Kurikulum Dendi Hartono, S.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga dalam memperkuat semangat kebangsaan sekaligus mempererat hubungan antarsesama ASN di lingkungan Kementerian Agama.
“Kegiatan Dzikir Kebangsaan ini menambah rasa persatuan dan mempererat tali silaturahmi, khususnya bagi kami yang bekerja di lingkungan Kementerian Agama. Selain itu, kegiatan ini juga menambah wawasan tentang persatuan antarumat beragama di Indonesia serta memperkuat nilai-nilai moderasi beragama dalam diri,” ungkap Dendi.
Keikutsertaan ASN MAN 2 Majalengka dalam Dzikir Kebangsaan menjadi wujud komitmen madrasah dalam mendukung program Kementerian Agama untuk memperkokoh persatuan bangsa melalui penguatan nilai-nilai spiritual, toleransi, dan moderasi beragama. Momentum ini diharapkan semakin memperteguh semangat pengabdian ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga kerukunan di tengah keberagaman bangsa Indonesia.
Kontributor: Reni Tania Nurmala


Komentar