Jatiwangi (KEMENAG) — MAN 3 Majalengka terus memperkuat budaya religius di lingkungan madrasah melalui pembiasaan salat Zuhur berjemaah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyediakan fasilitas ibadah khusus bagi peserta didik putri dengan memusatkan pelaksanaan salat berjemaah di Musala Putri MAN 3 Majalengka, Senin (3/8/2026).
Pelaksanaan salat berjemaah bagi siswi dipisahkan dari jemaah putra sebagai ikhtiar menjaga adab, kenyamanan, dan kekhusyukan beribadah. Selain memiliki ruang salat tersendiri, siswi juga difasilitasi tempat wudu yang terpisah sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan dengan lebih tertib.
Menjelang azan Zuhur berkumandang, para siswi bergegas menuju tempat wudu untuk bersuci. Setelah itu, mereka memasuki musala dengan tertib dan membentuk saf sebelum salat dimulai. Suasana hening dan khidmat menyelimuti pelaksanaan ibadah yang menjadi salah satu program pembiasaan di lingkungan madrasah.
Guru Keterampilan Tata Busana yang juga menjadi imam salat berjemaah putri, Siti Solihat, S.Pd., mengatakan bahwa penyediaan fasilitas khusus tersebut bertujuan memberikan ruang yang nyaman bagi siswi dalam melaksanakan ibadah.
“Tempat wudu dan musala yang terpisah membuat para siswi lebih leluasa menjalankan ibadah. Mereka dapat menjaga aurat dengan baik dan lebih fokus saat mengikuti salat berjemaah. Harapannya, pembiasaan ini dapat menumbuhkan kecintaan terhadap ibadah sekaligus membentuk kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya di sela-sela mendampingi jemaah putri.
Menurut Ihat, kenyamanan beribadah menjadi salah satu faktor yang mendukung tumbuhnya kekhusyukan. Oleh karena itu, pembiasaan salat berjemaah tidak hanya diarahkan untuk menunaikan kewajiban, tetapi juga membentuk karakter religius peserta didik melalui suasana ibadah yang tertib dan kondusif.
Program salat Zuhur berjemaah merupakan bagian dari pembinaan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin di MAN 3 Majalengka. Melalui pembiasaan tersebut, madrasah berupaya menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan kecintaan terhadap ibadah sebagai bekal peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.
Penyediaan fasilitas salat berjemaah khusus bagi siswi menjadi salah satu bentuk komitmen MAN 3 Majalengka dalam menghadirkan lingkungan belajar yang mendukung penguatan karakter keagamaan. Dengan sarana yang memadai dan pembiasaan yang berkelanjutan, madrasah berharap budaya religius terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan seluruh warga madrasah.
Kontributor : Firman Saefatullah (Humas MAN 3 Majalengka)


Komentar