Rajagaluh [KEMENAG] – Dalam rangka menumbuhkan karakter sosial dan empati di kalangan peserta didik, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 12 Majalengka menyambut hangat kunjungan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka. Kunjungan ini diisi dengan kegiatan Sosialisasi Program SIGAP (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli) yang diselenggarakan pada Rabu (29/7/2026) di lingkungan madrasah dan diikuti dengan antusias oleh seluruh siswa-siswi.
Diawali dengan Pembiasaan Dhuha dan Bilingual
Sebelum memasuki agenda utama sosialisasi dari tim BAZNAS, para siswa terlebih dahulu melaksanakan rutinitas pembiasaan pagi yang menjadi program unggulan MTsN 12 Majalengka. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan Sholat Dhuha berjamaah untuk membentengi spiritualitas dan kedisiplinan ibadah siswa.
Setelah siraman rohani, kegiatan dilanjutkan dengan pembiasaan Bilingual (dua bahasa). Program ini ditujukan untuk mengasah keberanian dan kelancaran siswa dalam berkomunikasi menggunakan bahasa asing, sehingga mereka tidak hanya cerdas secara spiritual, tetapi juga unggul secara intelektual dan siap menghadapi tantangan global.
Menggugah Empati Melalui Program SIGAP
Memasuki acara inti, MTsN 12 Majalengka menerima paparan langsung dari narasumber istimewa, yakni Iwan Setiawan, S.S., yang menjabat sebagai Kepala Divisi Digital Fundraising dan Retail BAZNAS Kabupaten Majalengka.
Dalam kunjungannya ini, Iwan memperkenalkan secara komprehensif mengenai program SIGAP. Program “Sedekah Infak Generasi Anak Peduli” ini merupakan inisiatif BAZNAS yang dirancang khusus untuk mengedukasi generasi muda, khususnya pelajar, tentang pentingnya berbagi dan peduli terhadap sesama sejak usia dini.
Iwan mengajak seluruh siswa-siswi MTsN 12 Majalengka untuk membiasakan diri menyisihkan sebagian uang saku mereka, tanpa merasa terbebani.
“Infak dan sedekah ini tidak ada paksaan dan tidak ada batasan, melainkan ini adalah sebuah gerakan kebaikan dengan niat yang ikhlas,” ungkap Iwan di hadapan para siswa.
Ia kemudian memberikan ilustrasi sederhana betapa sedekah kecil bisa membawa dampak yang luar biasa jika dilakukan secara berjamaah.
“Sisihkan 1.000 dari uang jajan, tapi tidak perlu memaksakan tiap hari. Uang 500 atau 1.000 rupiah mungkin terasa sedikit bagi kalian, tetapi ketika dikumpulkan oleh MTsN 12 Majalengka, jumlahnya akan jadi banyak, begitupun akan banyak pula manfaatnya” tambahnya dengan penuh semangat.
Harapan bagi Generasi Madrasah
Kehadiran program jemput bola dari BAZNAS Majalengka ini sangat sejalan dengan visi MTsN 12 Majalengka dalam mencetak generasi yang memiliki akhlakul karimah. Melalui pemahaman yang mendalam tentang zakat, infak, dan sedekah, pihak sekolah berharap para siswa dapat segera mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan terselenggaranya silaturahmi dan edukasi positif dari BAZNAS Majalengka ini, diharapkan semangat kepedulian sosial anak-anak semakin terasah. Program SIGAP diharapkan menjadi wadah bagi siswa untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, serta menjadi pondasi untuk melahirkan generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kepekaan dan solidaritas sosial yang tinggi.
Kontributor: Mohammad Rega Permana


Komentar