JAKARTA (KEMENAG)— Kontingen MTsN 13 Majalengka yang menjadi bagian dari rombongan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka turut serta menghadiri majelis Zikir dan Doa Kebangsaan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (1/8/2026). Kegiatan berskala nasional yang dihadiri sekitar 100.000 peserta dari berbagai elemen masyarakat dan unsur negara tersebut digelar dalam rangka menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan pembuka oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar. Dalam arahannya, Menag menyampaikan bahwa zikir dan doa kebangsaan merupakan bentuk ikhtiar spiritual untuk mendoakan keselamatan bangsa sekaligus sarana mempererat persaudaraan antaranak bangsa dan antarumat beragama.
Acara dilanjutkan dengan sambutan kebangsaan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam amanatnya, Presiden menekankan pentingnya menjaga persatuan, kerukunan, dan rasa syukur atas nikmat kemerdekaan.
“Kemerdekaan adalah anugerah Tuhan dan hasil perjuangan para pahlawan. Karena itu, bangsa Indonesia harus menjaganya dengan persatuan, kerja keras, doa, dan semangat gotong royong demi mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera,” tegas Presiden.
Usai amanat Presiden, acara dilanjutkan dengan zikir bersama yang dipimpin oleh para ulama, pembacaan doa kebangsaan secara bergantian oleh tokoh lintas agama (Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, Konghucu, dan Penghayat Kepercayaan), serta pembacaan selawat yang dipimpin oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala MTsN 13 Majalengka, Drs. H. Sutisno, M.Pd.I., hadir memimpin langsung rombongan yang terdiri dari 37 guru dan tenaga kependidikan. Ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kesempatan yang diberikan oleh Kantor Kemenag Majalengka untuk berpartisipasi langsung dalam momentum spiritual dan nasionalis tersebut.
“Semoga sepulang dari kegiatan ini, seluruh guru dan tenaga kependidikan MTsN 13 Majalengka semakin termotivasi untuk mengimplementasikan nilai-nilai religius, moderasi beragama, disiplin, integritas, serta semangat kebangsaan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujar Sutisno.
Ia juga menambahkan bahwa kebersamaan yang terjalin selama kegiatan diharapkan semakin memperkuat kekompakan keluarga besar MTsN 13 Majalengka dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, serta berakhlak mulia.
Melalui partisipasi aktif kontingen MTsN 13 Majalengka dalam Zikir dan Doa Kebangsaan ini, diharapkan nilai-nilai spiritual dan semangat kebangsaan yang diperoleh dapat diimplementasikan secara nyata di lingkungan madrasah, demi terwujudnya peningkatan mutu pendidikan dan pengabdian yang berdampak positif bagi masyarakat.
Kontributor : Obay Bashori


Komentar