Cikijing (KEMENAG) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cikijing menggelar Upacara Peringatan Hari Anak Nasional yang berlangsung dengan khidmat di halaman Kantor KUA Cikijing, Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh segenap pegawai dan jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan KUA Cikijing sebagai wujud komitmen dalam mendukung pemenuhan hak dan perlindungan anak.
Rangkaian acara diawali dengan pelaksanaan upacara bendera, pembacaan teks Pancasila, hingga penyampaian amanat penting terkait peran strategis keluarga dan lembaga keagamaan dalam mendidik karakter anak sejak dini.
Kepala KUA Cikijing H. Idi, S.Ag. yang bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus narasumber utama, menekankan bahwa peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan pengingat bersama akan pentingnya menyiapkan lingkungan yang aman dan ramah bagi tumbuh kembang anak.
“Anak-anak adalah fondasi dan masa depan bangsa. Melalui edukasi keagamaan dan penguatan fungsi keluarga yang senantiasa kita sosialisasikan kepada masyarakat, kita berikhtiar menciptakan generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia, cerdas, dan berdaya saing,” tegas Idi dalam amanatnya.
Tujuan utama dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran para pegawai KUA agar senantiasa mengintegrasikan nilai-nilai perlindungan anak dan ketahanan keluarga dalam setiap pelayanan publik, khususnya pada bimbingan perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin. Langkah ini diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah serta bebas dari pernikahan usia anak.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, KUA Cikijing merencanakan penguatan program edukasi pencegahan pernikahan dini serta optimalisasi bimbingan remaja usia sekolah di wilayah Kecamatan Cikijing.
Melalui momentum Peringatan Hari Anak Nasional ini, diharapkan seluruh jajaran Kementerian Agama Kabupaten Majalengka dapat terus memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas layanan keagamaan, sekaligus berkontribusi nyata dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas.
Kontributor : Rizqi Maulia


Komentar