Rajagaluh (KEMENAG) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Rajagaluh terus menunjukkan peran aktifnya dalam membina dan membentengi generasi muda. Kali ini, KUA Rajagaluh bersinergi dengan MAN 2 Majalengka untuk mengisi materi Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) dalam rangkaian kegiatan Masa Taaruf Murid Madrasah (MATA MUDA), Rabu (15/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung meriah di aula madrasah setempat ini diikuti oleh 396 siswa baru. Program BRUS dihadirkan sebagai wujud kepedulian bersama terhadap dinamika serta tantangan psikologis dan sosial yang dihadapi para remaja di era digital saat ini.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, Penghulu KUA Rajagaluh Ahmad Fachrurroji, S.H., dan Penyuluh Agama H. Abdul Aziz, S.Ag. Dalam paparannya, materi bimbingan difokuskan pada pentingnya memahami fase remaja, membangun pola pergaulan yang sehat, penguatan mental dan karakter, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang berakhlak mulia.
Salah satu topik kunci yang disoroti secara tajam dalam sosialisasi ini adalah pencegahan pernikahan anak di bawah umur (pernikahan dini) serta bahaya perilaku berisiko di kalangan pelajar.
“Masa remaja adalah fase krusial untuk mengenali potensi diri dan mengejar cita-cita. Lewat program BRUS ini, kami ingin membekali para siswa agar memiliki fondasi karakter yang kuat, mampu menyaring pengaruh negatif, dan paham betul pentingnya kematangan usia serta mental sebelum melangkah ke jenjang masa depan,” ujar Abdul Aziz di hadapan ratusan siswa.
Apresiasi Positif dari Pihak Madrasah
Kolaborasi strategis ini disambut hangat oleh pihak MAN 2 Majalengka. Kehadiran tim KUA Rajagaluh dinilai sangat tepat momentumnya dalam memberikan pemahaman hukum formal maupun hukum keagamaan secara praktis kepada peserta didik baru.
Kepala MAN 2 Majalengka, H. Dodo Sunandi, M.Pd. menyampaikan apresiasi mendalam atas materi yang dinilai sangat berbobot dan berdampak positif bagi masa depan anak didiknya.
“Sinergi dengan KUA Rajagaluh ini sangat membantu kami dalam membina karakter peserta didik sejak hari pertama mereka menginjakkan kaki di madrasah. Kami berharap materi yang disampaikan dapat menjadi kompas dan pegangan moral bagi para siswa selama menuntut ilmu di MAN 2 Majalengka,” tutur Dodo.
Melalui program kolaboratif ini, para peserta MATA MUDA diharapkan tidak hanya siap secara akademis untuk mengikuti proses belajar-mengajar, melainkan juga memiliki ketahanan moral dan sosial yang matang dalam menghadapi perkembangan zaman. Kegiatan edukatif ini kemudian ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif dan antusias, lalu diakhiri dengan aksi bersama menggaungkan jargon khas MAN 2 Majalengka secara kompak.
Kontributor : Abdul Aziz


Komentar