Leuwimunding (KEMENAG) – Dalam upaya membentuk peserta didik yang terampil dan berwawasan lingkungan, MTsN 1 Majalengka melaksanakan rangkaian Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) hari kelima pada Jumat (17/07/2026). Kegiatan yang diikuti oleh seluruh peserta didik baru kelas VII ini memfokuskan agendanya pada pengenalan ekstrakurikuler serta pembinaan program madrasah Adiwiyata.
Secara kronologis, kemeriahan kegiatan yang dipusatkan di lapangan madrasah ini diawali dengan unjuk kreativitas dari empat ekstrakurikuler unggulan. Para siswa baru disuguhkan demonstrasi kedisiplinan dari tim Paskibra, kekompakan memadukan seni musik dan gerak dari Marching Band, pelestarian budaya tari Jaipong oleh ekstrakurikuler Seni Sunda, serta lantunan selawat kontemporer dari grup Qasidah Modern. Agenda ini bertujuan memantik minat, bakat, dan menumbuhkan jiwa nasionalisme serta kreativitas siswa.
Memasuki sesi berikutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi wawasan lingkungan oleh pemateri Adiwiyata, Asep Satriadi, M.Pd. Beliau memberikan penekanan bahwa sekolah Adiwiyata merupakan langkah sistematis dari madrasah untuk mewujudkan ekosistem pendidikan yang berbudaya lingkungan.
“Saya mengimbau kepada seluruh peserta didik agar mulai membiasakan diri membawa tumbler atau tempat minum pribadi serta menggunakan boks makan saat membeli makanan di lingkungan madrasah. Hal kecil ini merupakan langkah nyata dalam mengurangi penggunaan sampah plastik,” urai Asep Satriadi kepada para siswa.
Setelah sesi penyampaian materi, edukasi tersebut langsung diimplementasikan melalui aksi nyata. Panitia, pembina, dan peserta didik baru bergotong royong melakukan pemilahan sampah ke dalam tiga kategori: organik, anorganik, dan residu pada tempat yang telah disediakan.
Kepala MTsN 1 Majalengka, Suratno, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa integrasi antara kegiatan ekstrakurikuler dan pembinaan Adiwiyata ini merupakan strategi madrasah dalam mencetak lulusan berkarakter holistik.
“Melalui MATAMUDA ini kami ingin menanamkan nilai disiplin, cinta budaya, semangat berprestasi, serta kepedulian terhadap lingkungan kepada peserta didik baru,” pungkas Suratno.
Bagi peserta didik, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk memberikan wawasan dasar pelestarian alam dan memetakan minat sejak dini. Sebagai tindak lanjut untuk mewadahi potensi tersebut, pihak madrasah menjadwalkan pembukaan pendaftaran anggota ekstrakurikuler bagi siswa baru pada pekan mendatang.
Melalui penanaman kedisiplinan dan budaya bersih sejak masa orientasi, diharapkan dapat lahir generasi madrasah yang berprestasi dan berakhlakul karimah. Lebih jauh, inovasi pembinaan yang berwawasan lingkungan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkesinambungan terhadap peningkatan mutu kelestarian serta layanan pendidikan pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka.
Kontributor : Pipit Laila Fitri (Humas MTsN 1 Majalengka)
Editor : Dwi Winarti


Komentar