Berita Daerah
Beranda » Berita » Dari Pramuka Menuju Pemimpin Bangsa, MAN 3 Majalengka Tanamkan Semangat Kepemimpinan

Dari Pramuka Menuju Pemimpin Bangsa, MAN 3 Majalengka Tanamkan Semangat Kepemimpinan

Jatiwangi (KEMENAG) – Tepuk tangan bergemuruh memenuhi Lapangan Utama MAN 3 Majalengka saat puluhan anggota Dewan Ambalan Ibnu Rusydi–Siti Fatimah menampilkan semaphore dance, atraksi Peraturan Baris Berbaris (PBB) bertongkat, dan permainan sandi Morse. Di hadapan semua murid  baru, penampilan itu bukan sekadar hiburan, melainkan ajakan untuk mengenal lebih dekat dunia kepramukaan yang sarat nilai kepemimpinan, disiplin, dan kebersamaan.

Suasana penuh semangat tersebut mewarnai kegiatan Orientasi Kepramukaan bertema “Dari Pramuka Kita Bisa Jadi Presiden” yang diselenggarakan di Kampus MAN 3 Majalengka dan sekitarnya pada Jum’at (17/7/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian awal pembentukan karakter murid baru sebelum mereka memulai perjalanan belajar di madrasah.

Orientasi diawali dengan upacara pembukaan yang berlangsung khidmat. Seluruh peserta mengikuti prosesi dengan penuh semangat sebagai simbol dimulainya perjalanan mereka dalam mengenal Gerakan Pramuka, organisasi pendidikan yang selama ini dikenal mampu membentuk karakter, jiwa kepemimpinan, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.

Pembina Pramuka Putra MAN 3 Majalengka, Solehudin, S.Pd., mengajak para peserta orientasi untuk memandang Pramuka sebagai ruang belajar yang menyenangkan sekaligus penuh makna. Menurutnya, setiap kegiatan kepramukaan mengajarkan keterampilan hidup yang akan bermanfaat hingga masa depan.

“Pramuka bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, tetapi tempat belajar menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, berjiwa pemimpin, dan siap mengabdi kepada masyarakat. Tidak ada cita-cita yang terlalu tinggi. Dari Pramuka, kita bisa belajar menjadi pemimpin, bahkan menjadi presiden,” ujar Solehudin.

MAN 1 Majalengka Perkuat Disiplin Lewat Pembinaan Kerapian dan Kebersihan Siswa

Semangat itu kemudian diperlihatkan oleh kakak-kakak Dewan Ambalan melalui berbagai demonstrasi keterampilan. Gerakan semaphore yang dipadukan dengan tarian, formasi PBB bertongkat yang kompak, hingga permainan sandi Morse menjadi bukti bahwa belajar di Pramuka dapat dilakukan dengan cara yang kreatif dan menyenangkan. Penampilan tersebut sekaligus memberi gambaran kepada peserta didik baru mengenai berbagai aktivitas yang akan mereka temui selama mengikuti latihan rutin kepramukaan.

Keceriaan semakin terasa ketika seluruh peserta mengikuti kegiatan outbound di lingkungan madrasah. Berbagai permainan kerja sama, tantangan kelompok, dan aktivitas di alam terbuka mengajak mereka saling mengenal, membangun komunikasi, serta belajar menyelesaikan masalah bersama. Tawa dan semangat para peserta menjadi warna tersendiri yang memperlihatkan bahwa proses pembentukan karakter dapat berlangsung dalam suasana yang hangat dan menggembirakan.

Pada kesempatan yang sama, Batrisya Busaina Kuswaya, salah satu panitia orientasi merasa senang menjadi bagian dari kegiatan ini. Baginya ini bukan sekadar menjalankan tugas. Ada kebahagiaan tersendiri ketika melihat adik-adik kelas mulai mengenal dunia Pramuka dengan penuh antusias.

“Rasanya bangga bisa berbagi apa yang kami pelajari selama ini. Kami ingin adik-adik merasa bahwa Pramuka adalah tempat yang menyenangkan untuk berkembang, berkreasi, dan belajar menjadi pribadi yang lebih baik. Semoga mereka menemukan passion-nya di Pramuka dan terus berani mengejar cita-cita setinggi mungkin,” tuturnya. 

Antusiasme peserta sepanjang kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran yang interaktif mampu menumbuhkan minat mereka terhadap dunia kepramukaan. Hal ini menjadi modal awal bagi madrasah untuk terus mengembangkan program pembinaan karakter melalui latihan rutin, perkemahan, bakti sosial, hingga berbagai kegiatan kepemimpinan lainnya.

Tingkatkan Sportivitas dan Kerjasama Tim, Ekstrakurikuler Bola Voli MAN 3 Majalengka Rutinkan Berlatih

Melalui kegiatan ini, MAN 3 Majalengka ingin menanamkan rasa cinta dan bangga terhadap Gerakan Pramuka sekaligus menjadikannya sebagai passion positif bagi Generasi Alpha. Lebih dari sekadar mengenakan seragam cokelat, para peserta didik diajak memahami bahwa nilai-nilai kepramukaan seperti kejujuran, kedisiplinan, kepedulian, dan kepemimpinan merupakan bekal penting menatap masa depan.

Bagi madrasah, Orientasi Kepramukaan bukan sekadar agenda pengenalan ekstrakurikuler, melainkan investasi karakter bagi generasi masa depan. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, madrasah berharap lahir pribadi-pribadi yang tangguh, berintegritas, cinta tanah air, dan memiliki keberanian untuk bermimpi besar.

Sebagaimana tema yang diusung pada kegiatan ini, MAN 3 Majalengka berkomitmen untuk memberikan kesempatan yang sama pada setiap anak menjadi pemimpin dan memberi manfaat bagi bangsa melalui nilai-nilai yang mereka pelajari di Pramuka.

Kontributor : Firman Saefatullah (HUMAS MAN 3 Majalengka)
Editor : Dwi Winarti

Demo Ekstrakurikuler Semarakkan MATAMUDA MTsN 10 Majalengka

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *