Berita Daerah KUA

Tingkatkan Silaturahmi dan Pengetahuan Agama, Penyuluh Agama Islam KUA Leuwimunding Isi Pengajian Rutin Muslimat NU

Leuwimunding (KEMENAG) — Kantor KUA Kecamatan Leuwimunding kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan bimbingan keagamaan kepada masyarakat. Penyuluh Agama Islam Fungsional KUA Kecamatan Leuwimunding, Dasmin, S.Ag., hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Pengajian Rutin Bulanan Muslimat NU Kecamatan Leuwimunding yang berlangsung di Gedung Dakwah MWC NU Leuwimunding, Rabu (28/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pada pukul 13.00 WIB ini diikuti oleh sekitar 210 orang jemaah yang merupakan perwakilan Pengurus Anak Cabang (PAC) dan Pimpinan Ranting Muslimat NU dari seluruh desa di wilayah Kecamatan Leuwimunding.

Dalam ceramahnya yang mengusung tema “Pemotong Kenikmatan”, Dasmin mengingatkan para jemaah akan pentingnya meyakini hakikat kehidupan duniawi yang sementara, serta mempersiapkan diri menghadapi kematian sebagai pemutus segala nikmat dunia. Melalui penyampaian yang komunikatif, materi disampaikan untuk membina spiritualitas sekaligus meningkatkan kesadaran beragama anggota majelis taklim.

Penyuluh Agama Islam KUA Leuwimunding, Dasmin, S.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana menuntut ilmu (tholabul ‘ilmi), tetapi juga sebagai simpul perekat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Pengajian rutin ini menjadi media yang sangat efektif untuk tholabul ‘ilmi sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah. Kami berharap sinergi antara KUA, instansi keagamaan, dan organisasi kemasyarakatan seperti Muslimat NU dapat terus terjaga secara solid demi terciptanya suasana keagamaan yang kondusif di Leuwimunding,” ujar Dasmin di sela-sela kegiatan.

Dukung Kelancaran MBG, Siswa MAN 1 Majalengka Aktif Jalankan Piket Ompreng

Pelaksanaan pengajian ini menerapkan sistem rotasi penugasan antar-desa se-Kecamatan Leuwimunding. Desa yang mendapat giliran tugas piket bertanggung jawab menyiapkan jajaran petugas pengisi acara, mulai dari pembawa acara (MC), pembaca ayat suci Al-Qur’an, pembaca selawat, hingga pengisi acara pendukung lainnya. Menerapkan teknis giliran tugas ini bertujuan untuk mengasah potensi, kemandirian, serta keterlibatan aktif jemaah dari setiap desa secara bergiliran.

Melalui pembinaan rutin ini, Kementerian Agama Kabupaten Majalengka berharap sinergitas antara KUA dan organisasi keagamaan berbasis masyarakat dapat terus memberikan dampak positif. Langkah ini diikhtiarkan untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, memperkokoh persatuan warga, serta meningkatkan kualitas pelayanan bimbingan keagamaan Kementerian Agama yang inklusif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat

Kontributor : Rohim Abdul Rohim

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *