Rajagaluh (KEMENAG) — Sebanyak empat guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dari MAN 2 Majalengka mengikuti Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) yang berlangsung pada Rabu (7/10/2026). Kegiatan asesmen tersebut diselenggarakan di Auditorium MAN 2 Majalengka pada sesi kedua, dimulai pukul 10.00 WIB hingga selesai dengan aman dan tertib.
Keikutsertaan para pendidik dalam seluruh tahapan asesmen ini menjadi momentum penting untuk mengukur kompetensi sekaligus melakukan refleksi terhadap kemampuan mengajar demi menunjang kualitas pembelajaran di kelas.
Kepala MAN 2 Majalengka, H. Dodo Sunandi, M.Pd., menyampaikan bahwa keikutsertaan para guru dalam AKGTK merupakan bagian mendasar dari upaya madrasah dalam meningkatkan profesionalisme dan mutu pendidikan.
“AKGTK menjadi kesempatan bagi guru untuk mengukur dan mengevaluasi kompetensi yang dimiliki. Kami berharap para guru dapat mengikuti asesmen dengan tenang dan sungguh-sungguh, kemudian menjadikan hasilnya sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujar Dodo saat memberikan tanggapannya.
Dukungan sarana dan prasarana yang memadai turut menunjang kelancaran seluruh proses asesmen. Pihak madrasah pun terus berkomitmen memfasilitasi agar setiap tenaga pendidik dapat menjalani tahapan sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku.
Pengalaman positif juga dirasakan oleh para peserta. Salah satu guru Bahasa Indonesia yang menjadi peserta AKGTK, Sri Umiroh, S.Pd., menuturkan bahwa ajang asesmen ini memberikan gambaran objektif mengenai kompetensi pendidik dan menjadi bahan evaluasi berharga bagi pengembangan diri ke depan.
“AKGTK menjadi kesempatan bagi kami untuk mengukur kemampuan dan melakukan refleksi sebagai guru. Kami berusaha mengikuti setiap tahapan dengan sebaik-baiknya. Semoga hasil asesmen ini dapat menjadi motivasi untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi dalam memberikan pembelajaran terbaik bagi murid,” ungkap Sri.
Melalui pelaksanaan AKGTK ini, MAN 2 Majalengka menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru sebagai bagian dari ikhtiar menghadirkan pembelajaran yang semakin berkualitas bagi seluruh siswa.
Kontributor: Reni Tania Nurmala


Komentar