Talaga (KEMENAG) — Wakil Kepala Bidang Humas MAN 1 Majalengka, Wawan Abdul Gani, M.Pd., melaksanakan kegiatan supervisi pembelajaran pada mata pelajaran Kimia di ruang kelas X.11 pada Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini diselenggarakan untuk memastikan efektivitas serta kualitas proses belajar mengajar, khususnya dalam mengawal implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di lingkungan MAN 1 Majalengka.
Supervisi yang menargetkan guru mata pelajaran Kimia, Idah Paridah, S.Si., dengan materi pembelajaran “Bilangan Kuantum” ini merupakan agenda rutin setiap semester bagi seluruh pendidik. Pelaksanaan tugas supervisor tersebut didasarkan pada Surat Keputusan Kepala MAN 1 Majalengka Nomor 049 Tahun 2026 tentang Pembentukan Tim Supervisi Guru Madrasah Aliyah Negeri 1 Majalengka Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rangkaian supervisi secara terstruktur terbagi ke dalam dua tahapan utama. Tahap pertama yaitu supervisi administrasi yang telah diselesaikan pada 12–16 Oktober 2026, yang kemudian dilanjutkan dengan tahap supervisi pembelajaran di dalam kelas pada 19–23 Oktober 2026.

Guru mata pelajaran Kimia, Idah Paridah, S.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan dorongan positif bagi pengembangan metode mengajar guru di kelas.
“Kegiatan supervisi ini menjadi momentum yang sangat berharga untuk mengevaluasi sekaligus mengoptimalkan metode penerapan Kurikulum Berbasis Cinta di kelas. Saya berharap pendekatan KBC dapat membuat materi Kimia yang terkesan rumit, seperti Bilangan Kuantum, terasa lebih dekat, menyenangkan, dan mudah dipahami oleh seluruh siswa,” ujar Idah.
Dampak positif dari suasana pembelajaran berbasis KBC tersebut turut dirasakan langsung oleh para peserta didik kelas X.11. Perwakilan siswa, Dini dan Abu, mengungkapkan bahwa kehadiran supervisi serta pola pengajaran yang diterapkan memberikan dorongan motivasi belajar yang lebih besar.

“Pembelajaran Kimia hari ini terasa sangat interaktif dan tidak menegangkan. Kehadiran tim supervisor membuat kami semakin bersemangat untuk menunjukkan kemampuan terbaik kami. Kami berharap metode belajar yang penuh perhatian dan ramah seperti pada KBC ini terus konsisten diterapkan,” ungkap Dini.
Senada dengan hal tersebut, Abu menambahkan bahwa penyampaian materi dengan pendekatan yang hangat membuat suasana kelas semakin kondusif.
“Pola pembelajaran seperti ini membuat kami tidak canggung untuk bertanya dan berdiskusi. Materi Bilangan Kuantum yang awalnya kami kira sangat sulit jadi jauh lebih mudah dipahami,” tutur Abu.
Sebagai tindak lanjut, MAN 1 Majalengka terus berkomitmen menjaga profesionalisme tenaga pendidik serta menciptakan iklim belajar yang kondusif, humanis, dan berorientasi pada kemajuan peserta didik. Melalui kegiatan supervisi yang berkelanjutan ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan dan kualitas pelayanan pembelajaran di lingkungan MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar