Berita Daerah

Tingkatkan Kompetensi Pendidik, Guru MTsN 3 Majalengka Ikuti Asesmen Kompetensi GTK 2026

Ligung (Kemenag) — Dalam upaya pemetaan dan peningkatan mutu pendidikan madrasah, para guru MTsN 3 Majalengka mengikuti Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) Madrasah Tahun 2026 sesuai dengan mata pelajaran (mapel) yang diampunya, Selasa (6/10/2026). Kegiatan ini dipusatkan di Ruang Bimbingan Konseling (BK) MTsN 3 Majalengka.

Pelaksanaan AKGTK 2026 ini merupakan bagian dari rangkaian asesmen nasional yang diselenggarakan secara bertahap. Tahapan diawali dengan pembukaan akses login portal EMIS GTK pada 19 September 2026, dilanjutkan uji coba simulasi Safe Exam Browser (SEB) pada 19–20 September 2026, hingga pelaksanaan ujian utama yang berlangsung pada 5–9 Oktober 2026.

Pada pelaksanaan hari kedua, Selasa (6/10/2026), jadwal asesmen diperuntukkan bagi guru mapel Akidah Akhlak, Bahasa Arab, Al-Qur’an Hadis, serta guru kelas. Di MTsN 3 Majalengka, sebanyak 4 orang guru mapel Akidah Akhlak berkesempatan mengerjakan asesmen pada hari tersebut. Pelaksanaan pengerjaan dibagi menjadi tiga sesi, yaitu Sesi 1 (07.30–09.30 WIB), Sesi 2 (10.00–12.00 WIB), dan Sesi 3 (13.00–15.30 WIB).

Guna menunjang kelancaran asesmen, pihak madrasah memanfaatkan dan mengondisikan Ruang BK sebagai ruang ujian sementara. Ruangan tersebut dipilih karena dinilai sangat kondusif, memadai secara kapasitas, tertutup, serta dilengkapi daya listrik dan jaringan yang stabil untuk perangkat laptop para peserta. Seluruh guru MTsN 3 Majalengka berpartisipasi aktif dalam AKGTK ini, kecuali pengampu mapel Bahasa Sunda dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKn) yang tidak masuk dalam cakupan asesmen tahun ini.

Kepala MTsN 3 Majalengka, Dr. H. Dede Sofyan Hadi, M.Ag., menyampaikan bahwa AKGTK menjadi momentum penting dalam mengukur serta memetakan kompetensi pedagogik dan profesional pendidik di lingkungan madrasah.

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Supervisor MAN 1 Majalengka Gelar Supervisi Guru PKN

“Asesmen ini bukan sekadar ujian rutin, melainkan sarana evaluasi diri bagi para guru dan tenaga kependidikan untuk terus meningkatkan profesionalisme. Kami telah menyiapkan sarana dan prasarana di Ruang BK secara maksimal agar para guru dapat fokus dan bekerja dengan tenang,” ujar Dede Sofyan Hadi.

Tindak lanjut dari pelaksanaan AKGTK ini diharapkan dapat menjadi pijakan bagi Kementerian Agama dalam merumuskan kebijakan pembinaan dan pengembangan keprofesian berkelanjutan bagi guru, kepala madrasah, pengawas, hingga tenaga kependidikan seperti pengelola laboratorium dan perpustakaan.

Dengan terlaksananya AKGTK 2026 secara lancar dan tertib di MTsN 3 Majalengka, diharapkan seluruh peserta dapat memperoleh hasil terbaik. Hal ini menjadi bagian dari komitmen nyata madrasah dalam mendukung peningkatan kualitas SDM demi mewujudkan layanan pendidikan Kementerian Agama yang makin unggul dan berkualitas.

Kontributor: Putri Siti Reykhani

Kelahiran Putri Ketiga Nana Misnara, GTK MAN 3 Majalengka Pererat Ikatan Kekeluargaan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *