Berita Daerah MAN

Terapkan Model PBL Jam Akhir, Supervisi Sosiologi MAN 1 Majalengka Berjalan Interaktif

Talaga (KEMENAG ) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Majalengka sukses menggelar supervisi akademik pembelajaran mata pelajaran Sosiologi bagi kelas XII 9 di Ruang Kelas XII 9, Selasa (20/10/2026). Kegiatan yang diikuti oleh 33 siswa ini membuktikan bahwa penggunaan metode pembelajaran yang tepat mampu menjaga antusiasme dan daya kritis peserta didik, meskipun dilaksanakan pada jam-jam akhir persekolahan.

Supervisi akademik tersebut disupervisi langsung oleh Supervisor Senior MAN 1 Majalengka, Hj. Ade, terhadap Guru Sosiologi, Tantri Rahmawati Ningrum, S.Pd. Kegiatan yang berlangsung pada jam pelajaran ke-9 hingga ke-11 ini mengangkat materi “Dampak Positif dan Negatif Globalisasi” dengan mengimplementasikan model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL).

Dalam pelaksanaannya, peserta didik dibagi menjadi enam kelompok diskusi untuk membedah studi kasus kontekstual yang berbeda. Melalui pendekatan berbasis masalah ini, para siswa dituntut untuk menganalisis dampak fenomena globalisasi sekaligus merumuskan solusi inovatif atas permasalahan sosial yang muncul di masyarakat.

Supervisor Senior MAN 1 Majalengka, Hj. Ade, memantau secara cermat setiap tahapan pembelajaran, mulai dari kegiatan pendahuluan, pengelolaan diskusi kelompok, hingga penarikan kesimpulan. Ia mengapresiasi efektivitas pengelolaan kelas yang berpusat pada siswa (student-centered learning) tersebut.

“Secara keseluruhan, kegiatan supervisi berjalan dengan lancar dan memberikan gambaran positif atas efektivitas pengelolaan kelas yang berpusat pada siswa. Pembelajaran tetap hidup, dinamis, dan penuh antusiasme meskipun berlangsung di jam akhir,” ujar Hj. Ade di sela-sela pemantauan.

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Supervisor MAN 1 Majalengka Gelar Supervisi Guru PKN

Penerapan model PBL ini bertujuan agar para siswa tidak hanya memahami konsep globalisasi secara teoritis, tetapi juga memiliki kepekaan sosial serta nalar kritis dalam merespons dinamika global. Sebagai tindak lanjut, metode pembelajaran interaktif ini akan terus didorong dan dikembangkan pada mata pelajaran lainnya di lingkungan madrasah.

Melalui pelaksanaan supervisi akademik ini, diharapkan kualitas proses belajar mengajar di MAN 1 Majalengka dapat terus meningkat secara berkelanjutan, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu serta layanan pendidikan di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka.

Kontributor: Wawan Abdul Gani 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *