Berita Daerah MAN

Piket Kelas Jadi Ajang Ajakan Kebaikan Siswa MAN 3 Majalengka

Jatiwangi (KEMENAG)— Menyapu lantai, merapikan meja dan kursi, hingga memastikan ruang belajar tetap bersih menjadi aktivitas siswa MAN 3 Majalengka saat menjalankan piket kelas, Senin (12/10/2026). Lebih dari sekadar rutinitas kebersihan, kegiatan ini menjadi ajang saling mengajak dalam kebaikan sekaligus menanamkan tanggung jawab, kepedulian, dan semangat gotong royong di lingkungan madrasah.

Pembiasaan piket kelas merupakan salah satu upaya MAN 3 Majalengka membangun karakter peserta didik melalui tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Setiap siswa memiliki tanggung jawab sesuai jadwal piket untuk menjaga kebersihan dan kerapian ruang belajar agar nyaman digunakan bersama.

Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKn) MAN 3 Majalengka, Maman Sudirman, S.Pd., menyampaikan bahwa kebiasaan menjaga kebersihan kelas memiliki nilai pendidikan karakter yang penting. Melalui kegiatan tersebut, siswa belajar bertanggung jawab terhadap lingkungan sekaligus membangun kepedulian terhadap orang lain.

“Melalui kegiatan kebersihan kelas ini, kita ingin menanamkan nilai bahwa kebersihan adalah bagian dari iman sekaligus bentuk nyata dari sikap saling peduli. Pembiasaan kecil ini menjadi ajang ajakan kebaikan antarsesama siswa untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, asri, dan kondusif,” ujar Maman Sudirman di sela-sela kegiatan.

Dalam pelaksanaannya, siswa berbagi tugas membersihkan lantai, menata meja dan kursi, serta merapikan area sekitar kelas. Pembagian tugas tersebut mendorong mereka bekerja sama dan memahami bahwa kebersihan ruang belajar merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas petugas kebersihan.

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Supervisor MAN 1 Majalengka Gelar Supervisi Guru PKN

Melalui piket kelas, siswa juga dibiasakan untuk saling mengingatkan tanpa harus menunggu teguran guru. Kepedulian yang diwujudkan melalui tindakan sederhana diharapkan berkembang menjadi kebiasaan positif, baik di lingkungan madrasah maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Selain mendukung terciptanya ruang belajar yang bersih dan nyaman, pembiasaan ini memperkuat nilai kedisiplinan, kemandirian, dan gotong royong. Lingkungan kelas yang tertata juga menjadi salah satu faktor pendukung terciptanya suasana pembelajaran yang kondusif.

MAN 3 Majalengka berupaya menjaga keberlanjutan budaya kebersihan melalui pemantauan kondisi kelas dan rencana pemberian apresiasi kepada kelas yang konsisten menjaga kebersihan serta kerapian lingkungan belajarnya.

Melalui kegiatan piket kelas, MAN 3 Majalengka berharap siswa memahami bahwa ajakan kebaikan tidak selalu harus disampaikan melalui kata-kata. Kepedulian dapat dimulai dari tindakan nyata, seperti menjaga kebersihan, membantu teman, dan bersama-sama merawat lingkungan madrasah demi kenyamanan seluruh warga madrasah.

Kontributor : Firman Saefatullah

Perkuat Mental ASN, Kasi PAIS Kemenag Majalengka Hadiri Pengajian dan Belajar Bahasa Arab Se-Jabar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *