Berita Daerah MAN

Perkuat Konsep Fisika, Murid XII.2 MAN 2 Majalengka Latihan Mandiri Soal Listrik Arus Searah

Rajagaluh (KEMENAG) — Murid kelas XII.2 MAN 2 Majalengka mengikuti pembelajaran Fisika materi listrik arus searah (Direct Current/DC) melalui metode tugas mandiri pada Kamis (1/10/2026). Kegiatan pembelajaran yang dibimbing oleh Guru Fisika Nana Suyatna, S.Pd. ini ditujukan untuk memperkuat pemahaman konsep dasar sekaligus melatih kemampuan peserta didik dalam memecahkan persoalan Fisika secara analitis dan mandiri.

Listrik arus searah merupakan arus listrik yang mengalir secara konstan dalam satu arah tunggal. Penerapan konsep ini banyak dijumpai dalam kehidupan sehari-hari pada sumber daya listrik seperti baterai dan akumulator (aki), serta berbagai perangkat elektronik rumah tangga.

Selama proses pembelajaran, para murid mendalami sejumlah konsep inti kelistrikan, meliputi kuat arus listrik, tegangan, dan hambatan, hingga keterkaitan antara ketiga besaran tersebut. Salah satu pilar utama yang dipelajari adalah Hukum Ohm, yang merumuskan hubungan antara tegangan ($V$), kuat arus ($I$), dan hambatan ($R$) melalui persamaan matematika $V = I \times R$.

Selain besaran dasar, murid dibekali pemahaman mengenai karakteristik rangkaian listrik seri dan paralel. Pada rangkaian seri, seluruh komponen terpasang secara berurutan dalam satu jalur arus. Sementara itu, pada rangkaian paralel, arus listrik terbagi ke dalam beberapa jalur bercabang. Penguasaan sifat-sifat kedua bentuk rangkaian ini menjadi fondasi penting dalam menyelesaikan berbagai variasi persoalan kelistrikan.

Melalui lembar tugas mandiri, para murid diarahkan untuk menerapkan tahapan penyelesaian masalah secara sistematis: diawali dengan membaca soal secara cermat, mengidentifikasi besaran yang diketahui dan ditanyakan, menentukan rumus yang relevan, hingga mengkalkulasi hasil akhir. Metode pengerjaan ini dirancang untuk mengasah ketelitian, presisi, serta pola pikir logis murid.

Buka Perkemahan, Kepala Kankemenag Majalengka: Kepramukaan Memiliki Peran Penting Dalam Membentuk Kepribadian

Guru Fisika MAN 2 Majalengka, Nana Suyatna, S.Pd., menegaskan bahwa pemberian tugas mandiri menjadi instrumen evaluasi yang efektif untuk mengukur sejauh mana murid mampu mengaplikasikan teori ke dalam latihan soal.

“Melalui tugas mandiri, murid dilatih untuk memahami konsep listrik arus searah sekaligus mencoba menyelesaikan persoalan dengan kemampuan mereka sendiri. Ketelitian dalam memahami informasi dan menggunakan rumus sangat diperlukan,” ujar Nana.

Ia juga menekankan pentingnya penguasaan substansi materi dibandingkan sekadar menghafal formulasi matematis.

“Saya berharap murid tidak hanya menghafal rumus, tetapi memahami hubungan antara arus, tegangan, dan hambatan. Dengan memahami konsepnya, mereka akan lebih mudah menerapkannya ketika menghadapi berbagai persoalan Fisika,” pungkas Nana.

Melalui pendekatan pembelajaran berbasis latihan mandiri ini, MAN 2 Majalengka berharap para murid kelas XII.2 tidak hanya mampu menguasai materi listrik arus searah secara komprehensif, tetapi juga memiliki kemandirian dan keterampilan memproses informasi secara kritis dan terstruktur.

Kepala MTsN 3 Majalengka Ikuti Pendampingan Pemetaan Potensi Conflict of Interest

Kontributor: Reni Tania Nurmala

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *