Berita Daerah MAN

Pembina Pramuka MAN 3 Majalengka Apresiasi Amanat Kemenag tentang Jiwa Peduli

Jatiwangi (KEMENAG)— Kehadiran Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Hj. Euis Damayanti, M.Pd., yang secara resmi membuka Perkemahan Calon Penegak dan Penggalang (Pecapa) MAN 3 Majalengka mendapat apresiasi dari Pembina Pramuka MAN 3 Majalengka, Solehudin, S.Pd.I. Ia menilai amanat tentang pentingnya membangun jiwa kepedulian sosial dan lingkungan sangat relevan dengan tujuan pembinaan Pramuka di madrasah.

Pecapa MAN 3 Majalengka berlangsung di Bumi Perkemahan Leles, Sindangwangi, pada 5-6 Oktober 2026. Dalam amanat pembukaannya, Euis Damayanti menegaskan bahwa anggota Pramuka tidak cukup hanya memiliki keterampilan fisik dan mental, tetapi juga harus memiliki kepekaan terhadap sesama dan lingkungan.

“Pramuka tidak hanya dilatih untuk terampil secara fisik dan mental, tetapi juga harus memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Pramuka harus punya jiwa kepedulian, peduli terhadap sesama serta peduli terhadap lingkungan,” ujar Euis.

Solehudin mengapresiasi pesan tersebut karena menurutnya kepedulian merupakan bagian penting dari karakter yang harus dibangun melalui kegiatan kepramukaan. Kehadiran pimpinan Kemenag Majalengka sekaligus memberikan penguatan kepada peserta bahwa kegiatan Pramuka memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar kegiatan perkemahan.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Ibu Kepala Kemenag Majalengka yang berkenan membuka langsung Pecapa MAN 3 Majalengka. Amanat yang disampaikan tentang kepedulian terhadap sesama dan lingkungan sangat relevan dengan apa yang ingin kami tanamkan kepada peserta,” ujar Solehudin.

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Supervisor MAN 1 Majalengka Gelar Supervisi Guru PKN

Menurutnya, amanat tersebut menjadi motivasi bagi pembina dan peserta untuk menjadikan kegiatan Pecapa sebagai ruang belajar yang lebih bermakna. Peserta tidak hanya dilatih untuk mandiri, disiplin, dan mampu bekerja sama, tetapi juga dibiasakan memiliki kepekaan terhadap kondisi di sekitarnya.

“Pramuka harus hadir bukan hanya untuk dirinya sendiri. Ada nilai rela menolong, bertanggung jawab, dan peduli terhadap lingkungan. Nilai-nilai itu yang kami harapkan benar-benar dibawa peserta setelah kembali ke madrasah dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Pecapa 2026 diikuti peserta didik MAN 3 Majalengka dengan berbagai rangkaian kegiatan. Selain pendirian tenda dan upacara pembukaan, peserta mengikuti kegiatan kepramukaan, pembinaan kedisiplinan, aktivitas sosial dan kepedulian lingkungan, malam keakraban, serta api unggun.

Solehudin berharap pesan yang disampaikan Kepala Kemenag Majalengka tidak berhenti sebagai amanat dalam upacara pembukaan. Menurutnya, pesan tersebut dapat menjadi pijakan bersama bagi pembina dan peserta untuk menghidupkan nilai-nilai Dasa Dharma dalam setiap kegiatan.

“Kami berharap amanat Ibu Kepala Kemenag ini menjadi semangat bagi anak-anak. Kepedulian harus diwujudkan dalam tindakan, mulai dari peduli kepada teman, membantu orang lain, menjaga kebersihan, sampai ikut merawat lingkungan,” ujarnya.

Perkuat Mental ASN, Kasi PAIS Kemenag Majalengka Hadiri Pengajian dan Belajar Bahasa Arab Se-Jabar

Bagi MAN 3 Majalengka, dukungan dan kehadiran Kepala Kankemenag Majalengka dalam pembukaan Pecapa menjadi bagian penting dalam penguatan pembinaan karakter peserta didik. Kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan anggota Pramuka yang tidak hanya tangguh dan mandiri, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta kesadaran untuk menjaga lingkungan.

Pecapa 2026 pun menjadi momentum untuk menerjemahkan semangat kepramukaan ke dalam aksi nyata: tangguh dalam menghadapi tantangan, peduli terhadap sesama, dan bertanggung jawab menjaga lingkungan.

Kontributor : Firman Saefatullah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *