Berita Daerah

Pembelajaran IPA, Siswa MTsN 11 Majalengka Praktik Membuat Herbarium Tumbuhan

Cingambul (KEMENAG) — Siswa kelas VII-5 MTsN 11 Majalengka mengikuti praktik pembuatan herbarium tumbuhan dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Selasa (29/9/2026). Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk mempelajari tumbuhan melalui pengalaman langsung.

Dalam praktik tersebut, siswa mengumpulkan dan menyiapkan spesimen tumbuhan untuk dibuat menjadi herbarium. Mereka mengikuti tahapan yang diarahkan oleh guru, mulai dari menyiapkan bahan hingga menyusun spesimen agar dapat didokumentasikan dan dipelajari dengan baik.

Herbarium merupakan koleksi spesimen tumbuhan yang telah diawetkan, baik secara kering maupun basah, serta dilengkapi dengan informasi atau data ilmiah. Melalui kegiatan ini, siswa dapat mengenal tumbuhan secara lebih dekat sekaligus memahami cara mendokumentasikan spesimen sebagai bagian dari pembelajaran IPA.

Praktik pembuatan herbarium juga menjadi sarana bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan mengamati, mengidentifikasi, mencatat, dan menyajikan informasi mengenai tumbuhan. Kegiatan tersebut membuat pembelajaran IPA tidak hanya berlangsung melalui penjelasan teori, tetapi juga melalui aktivitas langsung.

Guru IPA MTsN 11 Majalengka, Nora Rismayanti Suwangsih, S.Pd., mengatakan bahwa praktik pembuatan herbarium dapat membantu siswa memahami materi tentang tumbuhan dengan cara yang lebih konkret. Siswa juga dapat belajar menghubungkan konsep yang dipelajari dengan objek yang mereka temukan di lingkungan sekitar.

Buka Perkemahan, Kepala Kankemenag Majalengka: Kepramukaan Memiliki Peran Penting Dalam Membentuk Kepribadian

“Melalui pembuatan herbarium, siswa dapat belajar mengenali tumbuhan secara langsung, mulai dari mengamati karakteristiknya hingga mencatat informasi yang berkaitan dengan spesimen tersebut. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat membuat pembelajaran IPA lebih bermakna dan menarik bagi siswa,” ujar Nora.

Menurutnya, kegiatan praktik juga dapat melatih ketelitian dan tanggung jawab siswa dalam menyelesaikan tugas. Siswa perlu memperhatikan setiap tahapan agar spesimen yang dibuat dapat tersusun dengan baik dan informasi yang dicantumkan sesuai dengan hasil pengamatan.

Antusiasme siswa terlihat selama mengikuti proses pembuatan herbarium. Mereka bekerja dengan memanfaatkan bahan yang telah disiapkan serta mengikuti arahan guru selama kegiatan berlangsung.

Melalui pembelajaran berbasis praktik tersebut, MTsN 11 Majalengka terus mendorong siswa untuk mengembangkan keterampilan sains sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Pembuatan herbarium diharapkan dapat menjadi pengalaman belajar yang membantu siswa memahami keanekaragaman tumbuhan secara lebih nyata.

Kontributor: Riyan Mardiyana

Kepala MTsN 3 Majalengka Ikuti Pendampingan Pemetaan Potensi Conflict of Interest

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *