Rajagaluh (KEMENAG). Murid kelas XII-11 MAN 2 Majalengka mengikuti kegiatan PP Games dengan materi revitalisasi permainan tradisional sebagai bagian dari pembelajaran Pancasila. Kegiatan tersebut mengangkat tema peluang dan tantangan dalam menghadapi era globalisasi untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, Selasa (6/10/2026).
Kegiatan pembelajaran dilaksanakan pada jam pelajaran ke-1 dan ke-2 dengan mengintegrasikan permainan tradisional sebagai media pembelajaran. Melalui kegiatan tersebut, murid diajak mengenal kembali permainan tradisional sekaligus memahami nilai-nilai Pancasila yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pembimbing kegiatan, Rahayu Suzi Septiani, S.Pd., menjelaskan bahwa permainan tradisional dapat menjadi sarana pembelajaran yang menarik untuk menanamkan nilai kebersamaan, kerja sama, dan persatuan kepada murid.
“Permainan tradisional bukan hanya bagian dari budaya yang perlu dilestarikan, tetapi juga dapat menjadi media untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila, terutama dalam membangun kerja sama dan memperkuat persatuan,” ujar Rahayu.
Dalam kegiatan tersebut, murid terlibat secara aktif melalui permainan dan pembahasan yang berkaitan dengan nilai-nilai Pancasila. Pembelajaran juga diarahkan untuk menumbuhkan kesadaran murid terhadap peluang dan tantangan yang muncul di tengah perkembangan era globalisasi.
Melalui kegiatan ini, murid diharapkan mampu memahami pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah perubahan zaman. Selain itu, revitalisasi permainan tradisional diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian murid terhadap budaya lokal sekaligus memperkuat penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Kontributor: Reni Tania Nurmala


Komentar