Weragati (KEMENAG) — Kementerian Agama Kabupaten Majalengka melalui Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 13 Majalengka terus berkomitmen membentuk karakter peserta didik yang religius dan berakhlak mulia. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan rutin pembiasaan diri pembacaan Asmaul Husna yang dilaksanakan di Lapangan Serbaguna MTsN 13 Majalengka pada Rabu (14/08/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh civitas akademika MTsN 13 Majalengka ini diawali dengan pembacaan *hadoroh* yang dipimpin oleh Dede Yayan T., S.Ag., dilanjutkan dengan pembacaan Asmaul Husna secara khidmat yang dipandu oleh Cucu Shohihatun Nufus, S.Pd., dan diakhiri dengan doa bersama.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan dari Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MTsN 13 Majalengka, Abdul Roup, S.Ag. Dalam amatan pembinaannya, Abdul Roup menekankan pentingnya menerapkan sikap hidup hemat dan bersahaja sebagai fondasi karakter mulia seorang muslim.
“Hidup hemat dan bersahaja merupakan sikap terpuji dalam Islam, yaitu membiasakan diri menggunakan harta, waktu, dan sumber daya secara bijaksana, tidak boros, serta tidak berlebihan dalam memenuhi kebutuhan hidup,” tegas Abdul di hadapan para siswa dan guru.
Ia juga mengutip firman Allah Swt. dalam Al-Qur’an surah Al-Furqan ayat 67 yang mengajarkan umat Islam untuk membelanjakan harta secara proporsional, tidak berlebihan, dan tidak kikir. Selain itu, ia mengingatkan hadis Rasulullah saw. bahwa kekayaan sejati bukanlah diukur dari banyaknya harta, melainkan dari kekayaan hati.
“Mari kita biasakan hidup hemat, bersyukur atas nikmat Allah, mendahulukan kebutuhan daripada keinginan, menyisihkan sebagian rezeki untuk membantu sesama, serta menggunakan segala nikmat dengan penuh tanggung jawab agar hidup menjadi berkah, tenteram, dan bermanfaat bagi sesama,” ajaknya.
Melalui program pembiasaan ini, pihak madrasah bertujuan untuk membiasakan para murid mengenal dan menghayati nama-nama indah Allah Swt., menumbuhkan kedisiplinan, serta membiasakan diri berdoa sebelum memulai proses pembelajaran. Tindak lanjut dari pengarahan ini akan diintegrasikan dalam kehidupan sehari-hari siswa baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar dan khidmat. Diharapkan kegiatan rutin ini membawa dampak positif dalam memperkuat keimanan dan ketakwaan, membentuk generasi muda yang berakhlak karimah dan berperilaku santun, serta menunjang peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan keagamaan di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Majalengka.
Kontributor : Obay Bashori


Komentar