Talaga (KEMENAG) – Sebanyak 20 siswa dan siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 5 Majalengka yang tergabung dalam ekstrakurikuler Kesenian menampilkan pertunjukan seni upacara adat Sunda Mapag Panganten di Blok Tarikolot, Desa Cikeusal, Kabupaten Majalengka, Minggu (11/10/2026).
Rangkaian upacara adat khas Tatar Sunda tersebut dilaksanakan secara khidmat saat menyambut kedatangan rombongan mempelai laki-laki di kediaman mempelai wanita. Dengan iringan musik degung yang harmonis serta tarian penyambutan yang anggun, para siswa berhasil memukau para tamu undangan serta masyarakat sekitar.
Pembina Ekstrakurikuler Kesenian MTsN 5 Majalengka, Atik Nurhaeni, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi tinggi serta rasa bangganya atas penampilan para anak didiknya di luar lingkungan sekolah.
“Alhamdulillah, saya merasa bangga dan terharu melihat anak-anak didik saya tampil membawakan kesenian degung upacara adat Sunda Mapag Panganten pada acara hajatan di luar sekolah. Ini merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi mereka untuk mengembangkan bakat, melatih kepercayaan diri, serta mengenalkan dan melestarikan budaya Sunda kepada masyarakat,” ujar Atik.
Atik menambahkan, keterlibatan langsung siswa di tengah masyarakat menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan kegiatan ekstrakurikuler di madrasah. Melalui penampilan ini, siswa tidak hanya memahami teori seni di kelas, tetapi juga mampu mengaplikasikannya secara nyata.
“Saya merasa bangga karena anak-anak tidak hanya belajar kesenian di sekolah, tetapi juga mampu menunjukkan kemampuan mereka di tengah masyarakat. Semoga pengalaman ini menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berlatih, semakin mencintai budaya daerah, dan menjadi generasi muda yang bangga terhadap warisan leluhurnya,” lanjutnya.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah potensi, rasa percaya diri, dan keterampilan seni para siswa madrasah, sekaligus sebagai bentuk kontribusi aktif Kementerian Agama dalam merawat seni dan budaya lokal. Sebagai tindak lanjut, pihak sekolah berkomitmen untuk terus membina dan memberikan ruang ekspresi bagi para siswa dalam berbagai event kebudayaan di tingkat lokal maupun regional.
Melalui apresiasi seni ini, diharapkan hadirnya siswa madrasah di tengah kegiatan kemasyarakatan dapat memberikan dampak positif, membanggakan instansi Kementerian Agama, serta memperkuat peran madrasah dalam mencetak generasi muda yang berakhlak mulia dan berwawasan kebudayaan.
Kontributor : Maula Devani


Komentar