Leuwimunding (KEMENAG) — Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Leuwimunding, H. Dedi Ruhaedi, S.Ag., menghadiri pembukaan Bimbingan Manasik Haji dan Umrah Bagi Calon Jemaah Haji Tahun Keberangkatan 2027 yang dipusatkan di Masjid Jami Darul Muttaqien pada Rabu (28/10/2026). Langkah pembekalan sejak dini ini menjadi bentuk penguatan kapasitas jemaah agar mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci secara mandiri, tertib, dan sesuai syariat Islam.
Kegiatan strategis ini diikuti sebanyak 254 calon jemaah haji yang berasal dari lima Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) di wilayah sekitar. Kehadiran sekitar 300 peserta dan tamu undangan memadati lokasi acara yang berlangsung tertib hingga pukul 14.00 WIB.
Hadir memberikan pembekalan materi secara langsung, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Majalengka, H. Abu Mansyur, S.Ag., M.Pd. Dalam paparannya, ia menegaskan pentingnya pemahaman menyeluruh terhadap gambaran umum penyelenggaraan ibadah haji masa kini, mulai dari persiapan administrasi hingga tata cara ibadah sesuai tuntunan.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Leuwimunding, H. Dedi Ruhaedi, S.Ag., yang hadir mewakili Camat Leuwimunding, menyampaikan bahwa kesiapan mental, fisik, dan spiritual jemaah harus dibentuk jauh sebelum waktu keberangkatan tiba. Menurutnya, sinergi yang solid antara pihak kementerian, pemerintah daerah, dan KBIHU menjadi kunci utama keselamatan serta kenyamanan jemaah selama di Tanah Suci.
“Bimbingan manasik ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan pondasi utama agar seluruh calon jemaah memiliki bekal pengetahuan yang memadai, memahami aspek kesehatan perjalanan, serta mampu mengondisikan fisik dan mental secara optimal. Kita ingin memastikan jemaah dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan meyakinkan untuk menggapai haji mabrur,” ujar Dedi di sela-sela kegiatan.

Selain materi keagamaan, peserta juga menerima sosialisasi intensif terkait pelayanan kesehatan yang disampaikan oleh tim medis Puskesmas setempat dan BPJS Kesehatan. Integrasi materi ini bertujuan agar calon jemaah memiliki tingkat kebugaran fisik yang Prima serta pemahaman atas jaminan perlindungan kesehatan selama masa persiapan hingga pelaksanaan ibadah.
Secara rinci, sebanyak 254 calon jemaah haji keberangkatan tahun 2027 tersebut tersebar di lima lembaga bimbingan, yakni KBIHU Al Ichwan Leuwimunding sebanyak 71 orang, KBIHU Al Ihsan Sukahaji sebanyak 46 orang, KBIHU Al Maqbuul Jatiwangi sebanyak 39 orang, KBIHU Al Hisab Rajagaluh sebanyak 55 orang, serta KBIHU Manbaul Huda Cigasong/Cisbeng sebanyak 43 orang.
Melalui penyelenggaraan manasik ini, kolaborasi lintas sektor antara Kementerian Agama, Kementerian Haji dan Umrah, Pemerintah Kecamatan Leuwimunding, fasilitas layanan kesehatan, dan KBIHU diharapkan terus terjalin erat. Sinergitas ini merupakan wujud komitmen nyata pemerintah dalam memberikan pembinaan keagamaan yang profesional, berkualitas, dan berorientasi pada kemaslahatan jemaah.
Kontributor: Rohim Abdul Rohim


Komentar