Talaga (KEMENAG) — Ketua Lembaga Pengembangan Mutu (LPM) MAN 1 Majalengka, Hj. Ade Nurpiana, M.Pd., melaksanakan supervisi pembelajaran mata pelajaran Bimbingan Konseling (BK) di Ruang Tata Usaha (TU) MAN 1 Majalengka pada Selasa (20/10/2026). Kegiatan pendampingan dan evaluasi ini ditujukan bagi layanan BK kelas XII.4—khususnya dalam penanganan peserta didik Cipta Dinar Nugraha terkait tingkat kehadiran di bawah 70 persen—sebagai langkah nyata mengawal implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di lingkungan madrasah.
Pelaksanaan supervisi merupakan agenda rutin semesteran untuk menjaga mutu serta efektivitas proses pembelajaran seluruh tenaga pendidik di MAN 1 Majalengka. Tugas pengawasan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Kepala MAN 1 Majalengka Nomor 049 Tahun 2026 tentang Pembentukan Tim Supervisi Guru Madrasah Aliyah Negeri 1 Majalengka Tahun Pelajaran 2026/2027. Rangkaian evaluasi terbagi menjadi dua tahapan utama, yakni supervisi administrasi yang berlangsung pada 12–16 Oktober 2026 dan dilanjutkan dengan supervisi pembelajaran pada 19–23 Oktober 2026.
Dalam sesi pelayanan BK yang diampu oleh Kiki Rizki Amalia, S.Sos., pendekatan Kurikulum Berbasis Cinta diterapkan secara humanis melalui pemanggilan orang tua/wali siswa. Langkah kolaboratif ini bertujuan untuk mendiagnosis kendala kehadiran peserta didik, membangun kesepahaman antara pihak sekolah dan orang tua, serta merumuskan pembinaan intensif agar peserta didik dapat kembali mengikuti pembelajaran secara optimal.
Ketua LPM MAN 1 Majalengka, Hj. Ade Nurpiana, M.Pd., menyampaikan pentingnya pendekatan persuasif dan berbelas kasih dalam setiap layanan bimbingan di madrasah.
“Supervisi ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap layanan bimbingan konseling benar-benar mencerminkan semangat Kurikulum Berbasis Cinta. Pendekatan yang kita gunakan bukan sekadar penegakan aturan, melainkan bentuk kepedulian dan pendampingan utuh terhadap tumbuh kembang peserta didik,” ujar Hj. Ade Nurpiana.
Melalui pelaksanaan supervisi yang terstruktur ini, pihak madrasah berharap pola pembinaan siswa dapat terus ditingkatkan ke arah yang lebih baik. Langkah ini sekaligus menjadi komitmen MAN 1 Majalengka dalam menghadirkan layanan pendidikan dan bimbingan yang berkualitas, responsif, serta berdampak positif terhadap peningkatan mutu pelayanan publik di lingkungan Kementerian Agama.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar