Talaga (KEMENAG) — Guna menanamkan budaya antre, meningkatkan kedisiplinan kesiswaan, serta mendukung kelancaran pengelolaan operasional program penunjang kesehatan di madrasah, MAN 1 Majalengka secara konsisten mengagendakan alur pengembalian sarana Makanan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan Pengembalian Wadah MBG di Area Gerbang Depan Sekolah tersebut dilaksanakan oleh siswa petugas piket Kelas XI-10 di lingkungan MAN 1 Majalengka, Selasa (20/10/2026).
Rangkaian kegiatan alur pengembalian wadah berlangsung tepat setelah jam makan siang usai. Sebanyak empat siswa Kelas XI-10 yang bertugas piket—yakni Agin Ginanjar, Fahmi Aspahani Abdul Aziz, Aditya Nurhasan, dan Jajang Zainal Muttaqin—bergerak menuju area pengumpulan di dekat gerbang depan sekolah dengan membawa peralatan bekas pakai. Di bawah arahan tim piket, para siswa mengoordinasikan pengumpulan wadah, menyusun ompreng makanan dengan rapi dan terstruktur, serta memverifikasi kelengkapan unit sesuai tempat yang disediakan. Proses yang berlangsung tertib dan efisien tersebut memudahkan petugas serta guru piket dalam mendata dan mengangkut kembali sarana MBG.
Penyelenggaraan alur pengembalian MBG yang teratur ini dirancang sebagai sarana pembentukan karakter (character building) dan pembiasaan budaya antre bagi peserta didik. Melalui pembagian tugas yang terarah, para siswa dibina agar memiliki rasa tanggung jawab terhadap fasilitas yang digunakan, kepedulian pada ketertiban madrasah, serta kedisiplinan dalam mendukung kelancaran program Makanan Bergizi Gratis.

Siswi Kelas XI-10 MAN 1 Majalengka, Fahira Afifah Lihududillah, menyampaikan bahwa kerja sama dan kesigapan para petugas piket menjadi kunci kelancaran pengembalian wadah MBG di kelasnya.
“Teman-teman yang bertugas piket hari ini sangat sigap dan bertanggung jawab. Pengumpulan wadah MBG dilakukan secara bersama-sama sehingga dapat diserahkan ke area gerbang depan tepat waktu dan dalam kondisi rapi,” ujar Fahira.
Sementara itu, salah satu siswa petugas piket Kelas XI-10, Fahmi Aspahani Abdul Aziz, berharap keteraturan tugas piket ini terus dipertahankan secara konsisten.
“Kami selalu berusaha menjalankan tugas ini dengan tertib agar memudahkan bapak dan ibu guru serta petugas yang mengoordinir MBG di gerbang depan. Harapan kami ke depannya, konsistensi petugas piket MBG dari Kelas XI-10 terus berjalan teratur sehingga alur distribusi dan pengembalian semakin lancar,” ungkap Fahmi.
Sebagai tindak lanjut, tim pengelola MBG bersama para wali kelas MAN 1 Majalengka akan terus memantau serta mengevaluasi keteraturan alur pengembalian dari setiap tingkat kelas guna menjaga ketertiban dan kerapian lingkungan madrasah.
Melalui keberlanjutan dan ketertiban pengelolaan program Makanan Bergizi Gratis ini, diharapkan dapat membentuk karakter siswa yang disiplin dan bertanggung jawab, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan kesiswaan di lingkungan MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar