Berita Daerah MAN

Hilangkan Kejenuhan, Siswa XII.2 MAN 1 Majalengka Ikuti Ice Breaking Fikih

Talaga (KEMENAG) — Guna menjaga efektivitas pembelajaran, meningkatkan daya fokus peserta didik, serta menciptakan iklim kelas yang interaktif dan menyenangkan, MAN 1 Majalengka mengoptimalkan variasi metode pembelajaran. Kegiatan Ice Breaking di Sela Pembelajaran Fikih tersebut diikuti oleh 32 siswa-siswi Kelas XII.2 di Ruang Kelas XII.2 MAN 1 Majalengka, Selasa (6/10/2026).

Rangkaian kegiatan pembelajaran diawali dengan penyampaian materi pokok Fikih oleh Guru Mata Pelajaran Fikih, Wawan Abdul Gani, M.Ag. Memasuki pertengahan sesi di saat konsentrasi siswa mulai menurun, pendidik menyelipkan kegiatan ice breaking berupa permainan ketangkasan fokus dan kebersamaan yang disambut antusias oleh seluruh warga kelas. Setelah suasana kembali ceria dan penuh semangat, proses belajar mengajar dilanjutkan dengan pendalaman materi serta diskusi kelompok. Langkah ini terbukti efektif meregangkan otot yang tegang, mengembalikan daya ingat, serta mempererat interaksi sosial positif antar-peserta didik di dalam kelas.

Penyelenggaraan inovasi pembelajaran berbasis penyegaran mental ini dirancang sebagai bentuk penerapan metode pengajaran yang adaptif dan berpusat pada peserta didik (student-centered learning). Melalui kombinasi materi teologis dan aktivitas penyegaran yang proporsional, para siswa dibina agar memiliki ketahanan belajar yang prima, rasa gembira dalam menuntut ilmu, serta keterbukaan dalam menyerap pemahaman fikih secara utuh.

Guru Mata Pelajaran Fikih MAN 1 Majalengka, Wawan Abdul Gani, M.Ag., menyampaikan bahwa variasi ice breaking merupakan bagian penting dalam menjaga iklim belajar yang kondusif.

“Pembelajaran Fikih memerlukan pemahaman konsep yang mendalam, sehingga kondisi mental siswa harus tetap segar dan siap menerima materi. Melalui selingan ice breaking ini, kami ingin menghilangkan kejenuhan dan membangun suasana kelas yang dinamis agar proses belajar mengajar berjalan optimal,” ujar Wawan.

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Supervisor MAN 1 Majalengka Gelar Supervisi Guru PKN

Sementara itu, Ketua Murid (KM) Kelas XII.2 MAN 1 Majalengka, Encep Zia Ulhaq Assidiqi, mengaku senang dengan pendekatan pembelajaran yang diterapkan oleh guru pengampu.

“Kegiatan ice breaking di sela pelajaran Fikih ini sangat seru dan membuat kami kembali bersemangat. Rasa kantuk dan jenuh langsung hilang, sehingga kami bisa kembali fokus mendengarkan penjelasan dari Bapak Guru dan berdiskusi bersama teman-teman,” ungkap Encep.

Sebagai tindak lanjut, jajaran pendidik MAN 1 Majalengka akan terus mengasah dan mengintegrasikan beragam model ice breaking edukatif dalam agenda KBM harian guna memperkuat kualitas proses pembelajaran di seluruh jenjang kelas.

Melalui keberlanjutan penerapan metode pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif ini, diharapkan dapat meningkatkan motivasi serta prestasi akademis peserta didik, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan di lingkungan MAN 1 Majalengka.

Kontributor: Wawan Abdul Gani

Perkuat Mental ASN, Kasi PAIS Kemenag Majalengka Hadiri Pengajian dan Belajar Bahasa Arab Se-Jabar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *