Rajagaluh (KEMENAG) — Memasuki hari kedua, murid kelas XII MAN 2 Majalengka kembali mengikuti gladi bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) dengan mata pelajaran Bahasa Inggris. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya madrasah memastikan kesiapan murid, baik dari sisi kemampuan akademik maupun teknis pelaksanaan TKA pada Selasa (6/10/2026).
Pelaksanaan gladi bersih berlangsung dalam tiga sesi yang terbagi ke dalam empat ruang. Sesi pertama dimulai pukul 08.00–09.00 WIB di Ruang 1 dan 2 untuk murid kelas XII-1. Selanjutnya, pukul 09.00–10.00 WIB, Sesi 1 di Ruang 3 dan 4 diikuti murid kelas XII-1 dan XII-2.
Sesi kedua berlangsung pukul 10.00–11.00 WIB di Ruang 1 dan 2 yang diikuti murid kelas XII-2 dan XII-3. Kemudian, pukul 11.00–12.00 WIB, murid kelas XII-3 dan XII-4 mengikuti gladi bersih di Ruang 3 dan 4.
Setelah istirahat pukul 12.00–13.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan Sesi 3. Pukul 13.00–14.00 WIB, murid kelas XII-4 dan XII-5 mengikuti gladi bersih di Ruang 1 dan 2. Sementara itu, pukul 14.00–15.00 WIB, murid kelas XII-5 dan XII-6 mengikuti kegiatan di Ruang 3 dan 4.
Selama pelaksanaan, kegiatan didampingi proktor Awal Rifki Al Amri, S.Pd. dan Yoga Prasetya Nugraha, S.T. Pendampingan juga dilakukan oleh staf kurikulum Dede Rosada Kolbi, M.Pd. dan Asep Befi Hermawan, S.Pd., serta bagian Bimbingan dan Konseling (BK), Laela Safitri, S.Psi. dan Try Astuti Rahayu, S.Pd.
Proktor Yoga Prasetya Nugraha menyampaikan bahwa gladi bersih tidak hanya menjadi simulasi pengerjaan soal, tetapi juga menjadi kesempatan bagi murid untuk mengenali kembali teknis pelaksanaan TKA.
“Kami memastikan dari sisi teknis, mulai dari kesiapan perangkat, akses sistem, hingga alur pengerjaan dapat berjalan dengan baik. Dengan gladi bersih ini, murid diharapkan tidak lagi merasa asing ketika menghadapi pelaksanaan TKA yang sebenarnya,” ujar Yoga.
Dari sisi pendampingan, bagian BK turut memberikan perhatian terhadap kesiapan murid agar tetap tenang dan fokus selama mengikuti kegiatan. Laela Safitri mengatakan bahwa kesiapan mental menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan selain persiapan akademik.
“Kami terus mengingatkan murid agar tetap tenang, percaya diri, dan fokus selama mengikuti gladi bersih. Jangan menjadikan TKA sebagai sesuatu yang menakutkan, tetapi jadikan sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan yang sudah dipelajari,” tutur Laela.
Staf Kurikulum Dede Rosada Kolbi menambahkan bahwa pelaksanaan gladi bersih menjadi bagian penting dalam pemantapan persiapan madrasah menghadapi TKA.
“Gladi bersih membantu kami mengevaluasi kesiapan pelaksanaan secara menyeluruh. Kami berharap murid dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga ketika pelaksanaan TKA tiba, mereka sudah siap secara akademik, teknis, maupun mental,” ungkap Dede.
Dengan terlaksananya gladi bersih hari kedua, MAN 2 Majalengka terus melakukan pemantapan agar seluruh rangkaian pelaksanaan TKA dapat berlangsung tertib dan lancar. Kesiapan murid, proktor, pendamping, serta perangkat pendukung menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan TKA.
Kontributor: Reni Tania Nurmala


Komentar