Bantarujeg (KEMENAG) — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional dan Hari Sumpah Pemuda, suasana lingkungan MTsN 4 Majalengka tampak begitu meriah dan penuh semangat pada Jum’at, (30/10/2026). Rangkaian acara diisi dengan kegiatan Market Day serta berbagai macam perlombaan seni dan keagamaan yang diikuti oleh seluruh siswa-siswi dengan antusiasme tinggi.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Wakil Kepala Madrasah bidang Akademik, Ade Yedi Rahmanul Hakim, M.Pd. Dalam sambutan pembukaannya, ia menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan kolaboratif ini.
“Peringatan Hari Santri dan Sumpah Pemuda ini menjadi momentum penting untuk membakar kembali semangat juang, kemandirian, serta kreativitas para generasi muda. Melalui kegiatan Market Day dan perlombaan ini, kita tidak hanya mengasah kecerdasan akademis, tetapi juga membentuk karakter entrepreneurship yang berakhlaqul karimah,” ujarnya.
Suasana semakin meriah ketika area Market Day mulai dipadati para pengunjung. Berbagai stan jajanan olahan kreatif, makanan tradisional, hingga minuman segar hasil karya para siswa dijajakan secara menarik. Kegiatan ini dirancang untuk melatih jiwa kewirausahaan, kejujuran, serta kerja sama tim antar peserta didik.
Tidak kalah seru, panggung perlombaan juga menyedot perhatian banyak pasang mata. Beberapa cabang lomba yang digelar di antaranya:
Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ): Menguji keandalan dan kefasihan siswa dalam menghafal ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Baca Puisi: Wadah mengekspresikan rasa cinta tanah air dan perjuangan para pahlawan/ulama.
Kaligrafi: Menampilkan keindahan seni lukis khat bernuansa Islami.
Fashion Show: Menampilkan busana Muslim/Muslimah bertema kekinian namun tetap mengedepankan kesopanan.
Pembina OSIM MTsN 4 Majalengka, Enok Herlin, S.Pd., mengaku bangga melihat sinergi dan kreativitas yang ditunjukkan oleh pengurus OSIM serta seluruh siswa yang berpartisipasi.
“Saya sangat bangga dan mengapresiasi kerja keras anak-anak pengurus OSIM serta semangat seluruh peserta. Lewat Market Day, siswa belajar kemandirian berwirausaha, sedangkan lewat lomba-lomba seperti MHQ, kaligrafi, puisi, dan fashion show, mereka bisa menyalurkan bakat sekaligus memperkuat identitas sebagai santri dan pemuda yang berprestasi. Semoga semangat positif ini terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan ini diharapkan mampu mencetak generasi muda madrasah yang tidak hanya unggul secara akademis dan religius, tetapi juga mandiri dan kreatif.
Kontributor: Nanang


Komentar