Rajagaluh (KEMENAG) – Murid kelas X.1 MAN 2 Majalengka mengikuti pembelajaran Bahasa Indonesia dengan materi penampilan teks monolog dan alih wahana teks anekdot menjadi komik. Kegiatan pembelajaran kreatif ini dibimbing oleh guru mata pelajaran, Dra. Ema Halimaturrosyidah, pada Rabu (14/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, para murid mempraktikkan ekspresi dan seni peran dalam menyampaikannya teks monolog, sekaligus menuangkan gagasan dengan mengadaptasi teks anekdot ke dalam bentuk komik visual. Kedua aktivitas ini memberi ruang bagi murid untuk mendalami makna teks serta menyajikannya secara lebih interaktif dan komunikatif.
Melalui pertunjukan monolog, murid dilatih mengolah intonasi suara, mimik wajah, dan tingkat kepercayaan diri saat berbicara di depan umum. Sementara itu, alih wahana anekdot menjadi komik menuntut murid mengemas pesan kritik sosial dan humor ke dalam perpaduan ilustrasi gambar dan dialog yang menarik.
Ema menyampaikan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia dapat menjadi wadah yang efektif untuk mengeksplorasi potensi dan daya imajinasi murid.
“Melalui kegiatan monolog dan pembuatan komik, murid diharapkan mampu memahami teks dengan baik, menyampaikan gagasan secara kreatif, serta mengembangkan keberanian untuk menampilkan hasil karyanya,” ujar Ema.
Melalui pembelajaran ini, para murid diharapkan dapat terus meningkatkan keterampilan berbahasa, daya olah karya sastra, serta rasa percaya diri dalam mengekspresikan bakat seni mereka.
Kontributor: Reni Tania Nurmala


Komentar