Talaga (KEMENAG) — Guna meningkatkan keterampilan ketangkasan bela diri, memperkuat mentalitas bertanding, serta mempererat tali silaturahmi antarpelajar, MAN 1 Majalengka menggelar kegiatan keolahragaan lintas sekolah. Kegiatan Latihan Gabungan Ekstrakurikuler Olahraga Pencak Silat se-Kecamatan Talaga tersebut dilaksanakan di Panggung Utama MAN 1 Majalengka, Minggu (11/10/2026).
Rangkaian kegiatan latihan bersama ini diikuti oleh 27 peserta didik yang berasal dari empat satuan pendidikan di wilayah Kecamatan Talaga, yakni MAN 1 Majalengka, MTsN 5 Majalengka, SMAN 1 Talaga, dan SMKN 1 Talaga. Sesi latihan diawali sejak pagi hari dengan pengondisian fisik dan pemanasan intensif, dilanjutkan dengan pemantapan teknik dasar yang mencakup penguatan kuda-kuda, variasi pukulan, presisi tendangan, ketepatan tangkisan, hingga peragaan kombinasi jurus pencak silat. Didampingi jajaran pelatih dan pembina, para pesilat muda ini memanfaatkan momen latihan bersama untuk saling bertukar pengalaman, menguji teknik, serta menanamkan nilai-nilai luhur seperti rasa hormat, pengendalian diri, dan sportivitas.
Penyelenggaraan latihan gabungan ini dirancang sebagai program pembinaan atlet usia dini yang terstruktur sekaligus upaya melestarikan warisan budaya bangsa. Melalui simulasi olah fisik dan jurus bersama, para siswa dibina agar memiliki fisik yang tangguh, mentalitas berkarakter, serta kebersamaan yang kokoh antarpesilat di kawasan Kecamatan Talaga dan sekitarnya.

Pembina Ekstrakurikuler Olahraga MAN 1 Majalengka, Faisal Rahman, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan sarana efektif untuk mengukur perkembangan teknik para siswa secara kolaboratif.
“Latihan gabungan ini kami selenggarakan sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus wadah pembinaan bersama untuk mengasah teknik dasar, ketangkasan fisik, dan kedisiplinan para pesilat muda antar-sekolah di Kecamatan Talaga,” ujar Faisal.
Lebih lanjut, beliau berharap agar latihan bersama ini dapat menjadi agenda berkala dalam mencetak atlet-atlet pencak silat yang berprestasi.
“Kami berharap kegiatan ini dapat terus dikembangkan menjadi agenda rutin sebagai wadah pembinaan atlet muda yang berkarakter, percaya diri, dan menjunjung tinggi sportivitas. Semoga dari latihan gabungan ini lahir pesilat-pesilat berprestasi yang siap berlaga di berbagai kejuaraan dan mengharumkan nama sekolah,” tambahnya.
Sebagai tindak lanjut, jajaran pembina pencak silat dari keempat sekolah sepakat untuk mengagendakan jadwal latihan gabungan dan simulasi uji tanding (try out) secara berkala dengan lokasi tuan rumah yang bergantian.
Melalui keberlanjutan pembinaan olahraga tradisional dan penguatan silaturahmi pelajar ini, diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berprestasi, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan kesiswaan di lingkungan MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar