Sukahaji (KEMENAG) — Siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) MTs Negeri 14 Majalengka dan dari berbagai satuan pendidikan mengikuti Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Palang Merah Indonesia (PMI) ke-81 di halaman Kantor PMI Kabupaten Majalengka, Kamis (17/9/2026). Kegiatan ini menjadi momentum krusial dalam memupuk jiwa kemanusiaan serta kepedulian sosial bagi generasi muda madrasah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan upacara bendera yang diikuti oleh jajaran pengurus PMI Kabupaten Majalengka, pembina PMR tingkat Madya dan Wira, serta ratusan anggota PMR se-Kabupaten Majalengka. Usai upacara, para peserta melanjutkan aksi nyata melalui aksi bakti sosial membersihkan lingkungan sekitar area Pujasera Majalengka dan berpartisipasi dalam kegiatan donor darah.
Ketua PMI Kabupaten Majalengka, Dr. H. Momon Lentuk, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas partisipasi aktif para pembina dan anggota PMR sekolah/madrasah yang senantiasa siap sedia dalam kegiatan kemanusiaan.
“Sinergi antara PMI dan jajaran PMR dari sekolah/madrasah sangat penting. Kita ingin membentuk karakter generasi muda yang tanggap, memiliki rasa empati tinggi, serta siap bergerak bersama untuk membantu sesama tanpa membeda-bedakan,” ujar Momon Lentuk dalam amanatnya.
Tujuan utama dilibatkannya para siswa PMR dalam peringatan ini adalah untuk menanamkan Tujuh Prinsip Kedokteran Kehakiman dan Kemanusiaan sejak dini, sekaligus memberikan pengalaman langsung dalam aksi kemanusiaan. Melalui kegiatan bakti sosial dan donor darah ini, para siswa tidak hanya belajar teori di organisasi, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi kebersihan lingkungan dan ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sebagai tindak lanjut, PMI terus memperkuat pembinaan ekstrakurikuler PMR di seluruh sekolah/madrasah melalui pelatihan rutin PMR Madya dan Wira. Partisipasi aktif para siswa ini diharapkan dapat memupuk jiwa kepedulian sosial yang berlanjut pada peningkatan kualitas layanan serta citra positif Kementerian Agama di tengah masyarakat.
Kontributor : Juju Junirah


Komentar