Berita Kemenag
Beranda » Berita » PORSADIN VIII Tingkat Kabupaten Majalengka Resmi Dibuka, Jadi Momentum Perkuat Karakter Santri dan Eksistensi Madrasah Diniyah

PORSADIN VIII Tingkat Kabupaten Majalengka Resmi Dibuka, Jadi Momentum Perkuat Karakter Santri dan Eksistensi Madrasah Diniyah

Leuwimunding (KEMENAG) – Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Majalengka secara resmi menggelar Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) VIII tahun 2026. Pembukaan ajang bergengsi bagi para santri ini berlangsung khidmat di Lapangan Kecamatan Leuwimunding, Selasa (16/6/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Jayakan Negeri dengan Budi Pekerti dan Diniyah Takmiliyah yang Berprestasi” ini diikuti oleh 437 peserta yang berasal dari 21 kecamatan se-Kabupaten Majalengka. Para santri akan berkompetisi dalam 14 cabang lomba, meliputi Tahfidz Juz’amma, MQK, CCQ, pidato bahasa Indonesia dan Arab, MTQ, Murotal Al Imla, kaligrafi, puisi Islami, hingga cabang olahraga seperti lari sprint, bulu tangkis, dan tenis meja.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka, Dr. Hj. Euis Damayanti, M.P.Kim., dalam sambutannya menegaskan bahwa PORSADIN bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana strategis dalam membina karakter generasi muda.

“Kegiatan PORSADIN bukan sekadar ajang perlombaan semata, tetapi merupakan momentum strategis dalam membina dan mengembangkan potensi santri Madrasah Diniyah, baik di bidang keagamaan, seni, maupun olahraga. PORSADIN juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, menumbuhkan sportivitas, serta membangun karakter generasi muda yang berakhlakul karimah,” ujar Euis.

Lebih lanjut, ia menyoroti peran vital Madrasah Diniyah sebagai pilar pendidikan moral bangsa.

Semarak Sambut Tahun Baru Hijriah, Marching Band Gita Nada MTsN 12 Majalengka Pukau Warga Desa Kumbung

“Madrasah Diniyah ada di seantero pelosok bumi Majalengka. Kita semua adalah alumni Madrasah Diniyah, termasuk saya. Kita bisa mengaji dan mengerti cara shalat yang benar dari Madrasah Diniyah. Karena itu, kita doakan semoga Madrasah Diniyah terus eksis dan keberadaannya makin diakui serta dipayungi oleh regulasi yang kuat,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi VIII DPR RI, Dr. KH. Maman Imanulhaq, M.M., secara resmi membuka acara tersebut. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya perhatian negara terhadap kesejahteraan guru Madrasah Diniyah.

“Jangan mimpi Indonesia akan menjadi Indonesia Emas kalau para guru, apalagi guru Madrasah Diniyah Takmiliyah ini, tidak mendapat tunjangan dan perhatian. Kami akan terus mengawal agar ke depan Madrasah Diniyah mendapatkan perhatian yang lebih baik dari negara,” tegas Maman.

Ia juga berpesan agar Madrasah Diniyah dijadikan tempat yang aman dan nyaman bagi santri. “Saya minta kepada DTA khususnya di Majalengka, jadikan tempat ini aman, tidak boleh ada kekerasan, apalagi kekerasan seksual. Tugas guru adalah mendidik generasi rabbani yang mengikuti nilai-nilai ilahi dan terus melakukan gerakan literasi,” pesannya.

Sementara itu, Ketua FKDT Kabupaten Majalengka, A. Mudhofir, S.Pd.I., M.AP., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran acara. Ia secara khusus menekankan pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan guru dan fasilitas madrasah melalui bait-bait puisi berjudul “Senandung Sunyi Madrasah Diniyah”.

Gebyar Muharam 1448 H: Nikah Massal di Jatitujuh Jadi Wujud Nyata Pelayanan Umat Kemenag Majalengka

“Mudah-mudahan kehadiran Al-Mukarrom di tengah-tengah suasana penyelenggara PORSADIN yang sebegini adanya, bisa menyentuh Madrasah Diniyah di Kabupaten Majalengka agar menjadi hijau, subur, dan sejahtera,” harap Mudhofir.

Senada dengan hal tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asda II) Kabupaten Majalengka, Dr. H. Ida Heriyani, S.KM., M.H., yang mewakili Pemerintah Kabupaten Majalengka, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun. Menurutnya, PORSADIN sangat relevan dengan visi Kabupaten Majalengka dalam mewujudkan kehidupan beragama yang inklusif serta meningkatkan mutu pendidikan.

“Kami sangat mengapresiasi kerja keras panitia. Ke depan, mari kita berkolaborasi agar kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin yang terintegrasi dengan dinas terkait, baik pendidikan maupun pariwisata,” tutur Ida.

Camat Leuwimunding, H. Wawan Kurniawan, S.Sos., M.T., selaku tuan rumah, menyambut hangat seluruh peserta dan tamu undangan. Ia berharap perhelatan ini tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga mempererat silaturahmi antarwarga madrasah di Kabupaten Majalengka.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran anggota DPRD Kabupaten Majalengka, jajaran Kemenag diantaranya Kasubag TU Kemenag Majalengka Dr. H. Heru Hoerudin, M.Ag., Kepala Seksi PD Pontren H. Ade Firmansyah, S.Sos.I., M.Pd.I., Penyelenggara Zakat Wakaf Dr. H. Ojun Rojun, M.Ag., Kepala KUA Leuwimunding H. Dedi Ruhaedi, S.Ag., unsur Forkopimcam, serta ratusan guru dan santri yang antusias mengikuti jalannya upacara pembukaan.

Tekan Angka Pernikahan Dini, KUA Panyingkiran Gelar Bimbingan Remaja Usia Sekolah di SMK Al-Anwariyyah

Perhelatan PORSADIN VIII ini diharapkan dapat memetakan potensi santri, baik dalam bidang olahraga maupun seni, sekaligus menjadi sarana evaluasi bagi kemajuan pendidikan Madrasah Diniyah di masa depan. Seluruh rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung di berbagai lokasi yang tersebar di wilayah Kecamatan Leuwimunding.

Kontributor: Endang Mu’min

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *