Jatiwangi (KEMENAG)– Memperkuat transparansi pengelolaan dana sosial di lingkungan madrasah, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) MAN 3 Majalengka menggelar rapat evaluasi bulanan program Sigap (Sedekah Infak Generasi Anak Peduli) dan Asik (Aksi Sedekah dan Infak Karyawan), Kamis (5/11/2026). Kegiatan yang berlangsung di gedung Perpustakaan MAN 3 Majalengka tersebut membahas capaian penghimpunan dana sekaligus mematangkan rencana penyaluran untuk Januari 2027.
Rapat diikuti seluruh jajaran pengurus UPZ, yakni Ketua H. Agus Jamaluddin, S.Ag., M.M.Pd., Sekretaris Nana Misnara, S.Pd.I., Bendahara Heni Supartini, S.S., serta anggota Sudirman, S.Pd., Maman Sudirman, S.Pd., dan Siti Mutia Anggraeni, S.Pd.
Dua agenda utama menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut, yaitu evaluasi perolehan dana Sigap dan Asik selama satu bulan terakhir serta penyusunan rencana pemanfaatan dana pada Januari 2027. Pengurus melakukan penelaahan terhadap rekapitulasi penerimaan dan pengeluaran sekaligus membahas skala prioritas penerima manfaat agar penyaluran dapat berlangsung efektif dan tepat sasaran.
Ketua UPZ MAN 3 Majalengka, H. Agus Jamaluddin, S.Ag., M.M.Pd., menegaskan bahwa evaluasi berkala merupakan bagian dari tanggung jawab pengurus dalam menjaga kepercayaan para donatur. Ia menilai keterbukaan dalam pengelolaan dana menjadi prinsip penting agar program sedekah dan infak memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Evaluasi bulanan ini penting agar pengelolaan dana Sigap dan Asik berjalan transparan dan akuntabel. Kami ingin setiap rupiah yang terkumpul benar-benar bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan. Kami juga berterima kasih kepada para siswa dan seluruh karyawan madrasah yang telah berpartisipasi,” ujarnya.
Sementara itu, Bendahara UPZ, Heni Supartini, S.S., menjelaskan bahwa pencatatan keuangan menjadi perhatian utama dalam setiap proses pengelolaan dana. Menurutnya, tertib administrasi diperlukan untuk memastikan seluruh penerimaan dan pengeluaran dapat ditelusuri serta dipertanggungjawabkan. Ia juga menyampaikan bahwa rencana penggunaan dana Januari 2027 telah disusun dengan mempertimbangkan skala prioritas.
“Alhamdulillah, perolehan dana dari bulan ke bulan menunjukkan perkembangan yang baik. Seluruh penerimaan dan pengeluaran kami catat dengan rapi. Untuk Januari 2027, rencana penggunaan dana sudah kami susun berdasarkan skala prioritas, sehingga penyalurannya lebih efektif dan tepat sasaran,” jelasnya.
Program Sigap dan Asik memiliki sasaran penghimpunan yang berbeda, tetapi berorientasi pada tujuan yang sama, yakni membangun budaya kepedulian sosial di lingkungan madrasah. Sigap mengajak peserta didik membiasakan sedekah dan infak sejak dini, sedangkan Asik menjadi wadah partisipasi karyawan dalam kegiatan berbagi.
Melalui evaluasi rutin ini, UPZ MAN 3 Majalengka berupaya memastikan dana yang dihimpun tidak hanya dikelola secara tertib, tetapi juga disalurkan berdasarkan kebutuhan dan prioritas penerima manfaat. Penguatan koordinasi dengan BAZNAS Kabupaten Majalengka diharapkan semakin mendukung keberlanjutan program serta memperluas dampak sosialnya.
Kontributor : Firman Saefatullah


Komentar