Talaga (KEMENAG) — Peserta didik kelas XI-9 MAN 1 Majalengka menghadirkan inovasi pembelajaran Ekonomi berbasis karya visual melalui metode Gallery Walk di ruang kelas XI-9 pada Selasa (03/11/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mengolah pemahaman teori menjadi karya kreatif yang edukatif sekaligus melatih keterampilan abad ke-21 peserta didik.
Dalam kegiatan tersebut, ruang kelas disulap menjadi galeri karya interaktif. Berbagai media visual yang memadukan desain artistik, gambar, serta informasi ekonomi dipamerkan oleh masing-masing kelompok. Salah satu fokus perhatian tertuju pada karya Kelompok 6 yang beranggotakan M. Adis, Melfitriani, Natali, Intan, Rizki, dan Tegavio. Di bawah bimbingan Guru Mata Pelajaran Ekonomi, Yuni Anggraeni Nur, S.Pd., mereka menyajikan materi “Kebijakan Moneter” dalam balutan desain visual bernuansa merah muda yang informatif.
Melalui media pembelajaran ini, peserta didik mendalami berbagai konsep mendasar kebijakan moneter, mulai dari pengertian, tujuan, jenis-jenis, instrumen, hingga peran sentral Bank Indonesia dalam menjaga kestabilan nilai rupiah dan mengendalikan inflasi. Materi yang semula bersifat teoritis berhasil disederhanakan sehingga lebih mudah dipahami oleh rekan-rekan sebaya.
Proses penyusunan media pembelajaran hingga pelaksanaan Gallery Walk ini tidak hanya menguji pemahaman akademis, tetapi juga mengasah kemampuan berpikir kritis, komunikasi, serta kolaborasi antarpeserta didik. Pembelajaran Ekonomi pun berlangsung secara aktif, menyenangkan, dan bermakna.
Guru Mata Pelajaran Ekonomi MAN 1 Majalengka, Yuni Anggraeni Nur, S.Pd., mengapresiasi tinggi semangat dan kreativitas anak didiknya. Ia berharap pola pembelajaran berbasis proyek dan karya ini dapat terus memupuk kemandirian serta kepekaan peserta didik terhadap dinamika ekonomi nasional.
“Jangan hanya menjadi peserta didik yang mampu memahami materi, tetapi jadilah generasi yang mampu mengolah pengetahuan menjadi gagasan, kreativitas, dan karya nyata,” ujar Yuni memberikan motivasi.
Tindak lanjut dari kegiatan ini adalah mendorong pengaplikasian metode pembelajaran aktif berbasis karya pada materi-materi selanjutnya serta pada mata pelajaran lain di lingkungan madrasah.
Semoga inovasi pembelajaran yang terus dikembangkan di MAN 1 Majalengka ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan madrasah di bawah naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, sekaligus mencetak generasi muda yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing tinggi.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar