Berita Daerah MAN

Kawal KBC, Waka Kesiswaan MAN 1 Majalengka Supervisi Pembelajaran Ekonomi Kelas XI.6

Talaga (KEMENAG) — Guna mengawal efektivitas proses belajar mengajar, menguji mutu implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), serta menjaga standar profesionalisme pendidik, MAN 1 Majalengka menggelar supervisi akademik harian. Kegiatan Supervisi Pembelajaran Ekonomi Berbasis KBC Topik Ketenagakerjaan tersebut dilaksanakan oleh Wakil Kepala Bidang Kesiswaan di Ruang Kelas XI-6 MAN 1 Majalengka, Rabu (21/10/2026).

Rangkaian giat supervisi akademik ini diselenggarakan sebagai bagian dari agenda rutin semesteran yang didasarkan pada Surat Keputusan Kepala MAN 1 Majalengka Nomor 049 Tahun 2026 tentang Pembentukan Tim Supervisi Guru Madrasah Aliyah Negeri 1 Majalengka Tahun Pelajaran 2026/2027. Pelaksanaannya terbagi ke dalam dua tahapan utama, diawali supervisi administrasi pada 12–16 Oktober 2026 dan dilanjutkan supervisi pembelajaran pada 19–23 Oktober 2026. Dalam KBM di Kelas XI-6, Waka Kesiswaan, Ade Rahayu Wahidin, S.Pd., bertindak selaku supervisor observing mendampingi Guru Mata Pelajaran Ekonomi, Yuni Anggraeni Nur, S.Pd. Pembelajaran berlangsung interaktif di mana para siswa diajak menganalisis fenomena ketenagakerjaan dan dunia kerja nyata, yang diperkuat dengan pemberian kartu pintar sebagai bentuk apresiasi atas keberanian siswa dalam mengemukakan pendapat.

Penyelenggaraan supervisi kelas ini dirancang sebagai instrumen penjaminan mutu internal madrasah dalam rangka memperkuat kapasitas pedagogis guru dan pembentukan karakter (character building) peserta didik. Melalui pendekatan KBC dan metode apresiasi edukatif, para siswa dibina agar memiliki nalar kritis terhadap dinamika ekonomi, keaktifan berpartisipasi, serta rasa percaya diri dan rasa dihargai dalam setiap proses pembelajaran.

Guru Mata Pelajaran Ekonomi MAN 1 Majalengka, Yuni Anggraeni Nur, S.Pd., menyampaikan bahwa pemberian kartu pintar terbukti efektif membangkitkan keaktifan peserta didik di kelas.

“Pemberian kartu pintar ini kami hadirkan sebagai bentuk penghargaan sederhana untuk menumbuhkan motivasi, keberanian, dan keaktifan peserta didik dalam menyampaikan gagasan. Kami ingin setiap usaha dan partisipasi aktif siswa merasa dihargai dalam proses belajar,” ujar Yuni.

Memperkuat Wawasan Global: MAN 1 Majalengka Ikuti Lokakarya dan Jemput Relawan Peace Corps Asal Amerika Serikat

Lebih lanjut, beliau berharap agar kegiatan supervisi ini terus memacu pengembangan metode pembelajaran yang inovatif dan bermakna.

“Melalui supervisi ini, kami berharap kualitas pembelajaran Ekonomi semakin meningkat dan kami dapat terus mengembangkan metode mengajar yang kreatif, interaktif, serta menyenangkan. Harapan kami, siswa tidak hanya paham materi Ketenagakerjaan secara mendalam, tetapi juga mampu menghubungkannya dengan realitas kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Sebagai tindak lanjut, tim supervisi bersama jajaran pendidik MAN 1 Majalengka akan menggelar evaluasi berkala guna memetakan praktik baik (best practice) pembelajaran berbasis apresiasi untuk diterapkan pada mata pelajaran lainnya.

Melalui keberlanjutan supervisi akademik dan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta ini, diharapkan dapat meningkatkan mutu profesionalisme pendidik dan kualitas lulusan, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan layanan pendidikan di lingkungan MAN 1 Majalengka.

Kontributor: Wawan Abdul Gani

Dukung Pembentukan Karakter Siswi, MAN 1 Majalengka Gelar Program Keputrian Bertema Muslim Goals

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *