Talaga (KEMENAG) — Guna menciptakan suasana belajar yang segar dan interaktif, Guru Fiqih MAN 1 Majalengka, Hilda Rahmi, menggelar kegiatan pembelajaran luar ruangan (outdoor learning) bagi siswa kelas X-11. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (21/10/2026) dan diikuti oleh 36 peserta didik dengan antusias.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan pembelajaran di luar kelas, di mana para siswa diajak memanfaatkan lingkungan sekitar sekolah sebagai media dan sarana belajar. Melalui metode ini, materi Fiqih disajikan dengan pendekatan yang lebih rileks namun tetap fokus, sehingga mendorong partisipasi aktif seluruh peserta didik.
Hilda Rahmi menjelaskan bahwa tujuan utama dari inovasi pembelajaran ini adalah untuk mengikis kejenuhan serta meningkatkan motivasi belajar siswa. “Metode outdoor learning ini dirancang agar peserta didik dapat merasakan suasana baru dalam memahami materi Fiqih. Kami ingin membuktikan bahwa belajar Fiqih itu menyenangkan dan bermakna di mana saja,” ujar Hilda.
Manfaat dari kegiatan ini langsung dirasakan oleh para siswa yang tampak lebih giat, responsif, dan bersemangat selama proses pembelajaran berlangsung. Sebagai tindak lanjut, metode pembelajaran variatif ini rencananya akan terus dikembangkan dan diterapkan secara berkala pada materi-materi Fiqih berikutnya.
Melalui inovasi pembelajaran ini, diharapkan para siswa-siswi dapat senantiasa menjaga semangat belajar, baik saat berada di dalam ruangan (indoor) maupun luar ruangan (outdoor). Langkah ini juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan dan tata kelola pembelajaran di lingkungan MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar