Talaga (KEMENAG ) — Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, termasuk Wakil Kepala Bidang Humas MAN 1 Majalengka, Wawan Abdul Gani, M.Ag., bersama jajaran ASN Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat secara konsisten mengikuti kegiatan rutin Tadarus Al-Qur’an dan Pembelajaran Bahasa Arab pada Jumat (30/10/2026) mulai pukul 05.00 WIB secara daring melalui platform Zoom Meeting.
Kegiatan pembinaan spiritual dan peningkatan kompetensi bahasa Arab ini diawali dengan pembukaan serta arahan dari Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD. Pontren) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, KH. Ahmad Syukri, S.S.
Dalam ceramah pengarahannya, KH. Ahmad Syukri menyampaikan materi mengenai hikmah di balik peristiwa bersejarah Tragedi Bi’r Ma’unah, yang mengakibatkan gugurnya 70 orang penghafal Al-Qur’an (Al-Qurra’). Beliau menekankan betapa mahalnya perjuangan dakwah Islam pada masa itu, serta menjelaskan latar belakang sejarah yang menjadi muasal disyariatkannya doa Qunut Nazilah hingga berkembang menjadi tradisi Qunut Subuh.
“Peristiwa Bi’r Ma’unah memberikan pelajaran berharga tentang besarnya pengorbanan para sahabat dalam menjaga Al-Qur’an dan dakwah Islam. Semangat gigih tersebut hendaknya menjadi teladan bagi seluruh ASN Kementerian Agama dalam menjalankan tugas dan pengabdian,” ujar KH. Ahmad Syukri.
Sesi pembukaan dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an secara bersama-sama (tadarus) dan pendalaman tata bahasa serta kosakata bahasa Arab yang dipandu secara interaktif. Rangkaian kegiatan ini dirancang untuk tidak hanya memperkuat aspek spiritual ASN, tetapi juga meningkatkan literasi kebahasaan Arab guna mendukung pemahaman materi keagamaan yang lebih mendalam.
Waka Humas MAN 1 Majalengka, Wawan Abdul Gani, M.Ag., menyampaikan apresiasinya atas keberlanjutan program pencerahan keagamaan yang digagas oleh Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat tersebut.
“Kegiatan yang diselenggarakan setiap Jumat ba’da Subuh ini sangat bermanfaat. Pembekalan dan materi yang disampaikan oleh Kepala Bidang PD. Pontren, KH. Ahmad Syukri, amat mencerahkan serta membuka wawasan kita mengenai sejarah perjuangan Islam dan pemahaman tafsir,” ungkap Wawan.
Melalui keikutsertaan secara rutin dalam kegiatan tadarus dan pembelajaran bahasa Arab ini, diharapkan jalinan silaturahmi antar-ASN Kementerian Agama di wilayah Jawa Barat dapat terus terjalin erat. Selain itu, peningkatan pemahaman keagamaan dan wawasan sejarah Islam ini diharapkan mampu membawa dampak positif terhadap peningkatan kualitas moral, integritas, serta mutu pelayanan keagamaan kepada masyarakat.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar