Talaga (KEMENAG) — Sejumlah siswa kelas X.9 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Majalengka melaksanakan kegiatan piket kebersihan kelas secara bergotong royong usai menyelesaikan seluruh rangkaian Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pada Kamis (22/10/2026).
Kegiatan piket harian ini dilaksanakan rutin sebagai wujud nyata tanggung jawab, disiplin, serta menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) para siswa terhadap kebersihan dan kenyamanan lingkungan belajar mereka di madrasah.
Adapun petugas piket yang bertugas pada hari Kamis tersebut terdiri dari empat siswa, yakni Santi, Perli, Meidina, dan Nazwa. Rangkaian kegiatan pembersihan ruang kelas dibagi secara teratur agar pekerjaan dapat selesai secara efektif dan efisien. Santi dan Perli bertugas menyapu seluruh ruangan kelas, sementara Meidina dan Nazwa secara sigap mengepel lantai hingga bersih dan rapi sebelum seluruh siswa kembali ke rumah masing-masing.
Salah satu siswa petugas piket, Santi Sri Wahyuni, menyampaikan bahwa pembagian tugas piket yang jelas membuat pelaksanaan pembersihan kelas terasa lebih ringan dan cepat selesai.
“Kebersihan kelas adalah tanggung jawab bersama. Dengan membagi tugas seperti menyapu dan mengepel, kelas menjadi jauh lebih bersih dan nyaman untuk dipakai belajar besok hari,” ujar Santi usai merapikan area kelasnya.
Pelaksanaan piket harian ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga estetika dan kebersihan ruang kelas, melainkan juga membiasakan karakter gotong royong, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap lingkungan sekolah di kalangan peserta didik. Lingkungan kelas yang bersih dan higienis secara langsung mendukung kelancaran proses pembelajaran sehari-hari. Sebagai tindak lanjut, pihak madrasah terus mendorong seluruh kelompok piket harian di setiap kelas untuk secara konsisten memelihara kebersihan lingkungan belajar masing-masing.
Melalui pembiasaan nilai-nilai karakter positif dan kedisiplinan sejak dini ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan serta mendukung terciptanya pelayanan pendidikan yang berintegrasi dan berkualitas di lingkungan Kementerian Agama.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar