Berita Daerah

Semangat Hari Santri Membara di Buper Sindangkasih, MTsN 6 Majalengka Tutup Perkemahan Penggalang dan LT I

Screenshot

Majalengka (KEMENAG)— Keluarga besar MTsN 6 Majalengka menggelar upacara peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan penutupan kegiatan Perkemahan Penggalang dan Lomba Tingkat I (LT I) di Bumi Perkemahan (Buper) Sindangkasih, Kamis (22/10/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat, diikuti oleh para peserta didik serta pembina dan pendamping kegiatan.

Upacara tersebut dipimpin oleh Muhamad Darda, S.Ag., M.Pd., selaku Kepala MTsN 6 Majalengka,, yang bertindak sebagai pembina upacara. Momentum ini menjadi istimewa karena tidak hanya memperingati Hari Santri Nasional, tetapi juga menandai berakhirnya rangkaian kegiatan perkemahan yang telah dilaksanakan selama tiga hari, mulai Selasa hingga Kamis, 20 s.d 22 Oktober 2026.

Peringatan Hari Santri Nasional menjadi pengingat bagi seluruh peserta didik akan pentingnya meneladani perjuangan para santri dalam menjaga agama, memperjuangkan kemerdekaan, serta mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Nilai-nilai keislaman, nasionalisme, kedisiplinan, dan semangat pengabdian diharapkan terus tumbuh dalam diri generasi muda madrasah.

Sementara itu, kegiatan Perkemahan Penggalang dan LT I menjadi sarana pembelajaran di luar kelas untuk membentuk karakter peserta didik yang mandiri, disiplin, bertanggung jawab, tangguh, serta mampu bekerja sama. Melalui berbagai aktivitas kepramukaan, para peserta dilatih untuk mengembangkan kepemimpinan, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama.

Dalam sambutannya, Muhamad Darda menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai perjuangan, keikhlasan, dan cinta tanah air kepada para peserta didik.

Peringati Hari Santri 2026, MTsN 9 Majalengka Gelar Upacara Khidmat dan Gaungkan Peran Santri untuk Indonesia Emas

“Jadilah generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam iman, berakhlak mulia, disiplin, mandiri, dan memiliki rasa cinta tanah air. Semangat para santri harus menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus belajar, berjuang, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Darda.

Ia juga berharap pengalaman selama mengikuti perkemahan dapat menjadi bekal berharga bagi para penggalang dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kegiatan kepramukaan merupakan salah satu wadah penting untuk membangun karakter dan membiasakan peserta didik menghadapi tantangan dengan sikap pantang menyerah.

Penutupan kegiatan perkemahan dan LT I ini menjadi akhir dari rangkaian aktivitas yang sarat pengalaman dan pembelajaran. Namun, nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan diharapkan tetap melekat dan diterapkan oleh seluruh peserta, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat.

Melalui peringatan Hari Santri Nasional yang dirangkaikan dengan penutupan perkemahan ini, MTsN 6 Majalengka terus berkomitmen mewujudkan generasi yang religius, nasionalis, berkarakter, mandiri, dan berprestasi, sejalan dengan semangat santri dalam menjaga agama, bangsa, dan negara.

Selamat Hari Santri Nasional 2026!

Kasubag TU Ajak Pramuka MTsN 10 Majalengka Jaga Alam dan Bangun Karakter Positif

Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia.

Anida Devianthi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *