Sindangwangi (KEMENAG) — Memasuki hari kedua Perkemahan Pelantikan Pertigalang, Rabu (21/10/2026), peserta Pramuka MTsN 15 Majalengka mengikuti berbagai kegiatan kepramukaan di Bumi Perkemahan (Buper) Leles, Desa Padaherang, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka. Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan keterampilan kepramukaan, menanamkan kedisiplinan dan kemandirian, serta memperkuat kerja sama dan jiwa kepemimpinan peserta didik.
Rangkaian kegiatan diawali pukul 03.30 WIB dengan salat tahajud, dilanjutkan salat Subuh berjamaah dan kuliah tujuh menit (kultum). Pembiasaan ibadah tersebut menjadi bagian dari upaya pembentukan karakter religius dan penanaman nilai-nilai akhlak mulia kepada peserta.
Setelah kegiatan keagamaan, peserta mengikuti senam pagi untuk menjaga kebugaran tubuh sebelum melaksanakan agenda berikutnya. Kegiatan dilanjutkan dengan penilaian K5LH tahap pertama yang mencakup kebersihan, kerapian, keindahan, kenyamanan, dan kelestarian lingkungan perkemahan.
Peserta kemudian mengikuti pengembaraan atau wide game untuk menguji ketangkasan, kemampuan memecahkan masalah, dan kekompakan regu. Melalui kegiatan ini, peserta berkesempatan menerapkan keterampilan kepramukaan sekaligus belajar mengambil keputusan dan menyelesaikan tantangan bersama.
Keterampilan teknis dan kreativitas peserta juga diasah melalui lomba pionering, hasta karya, dan sketsa panorama. Dalam lomba pionering, peserta mempraktikkan penggunaan tali dan tongkat untuk membuat konstruksi sederhana. Lomba hasta karya mendorong kreativitas dan keterampilan tangan, sedangkan sketsa panorama melatih ketelitian dalam mengamati serta menggambarkan kondisi lingkungan sekitar.
Rangkaian kegiatan berikutnya diisi dengan permainan rakyat dan penilaian K5LH tahap kedua. Permainan rakyat menjadi ajang untuk menumbuhkan sportivitas dan mempererat persaudaraan antarpeserta. Sementara itu, penilaian K5LH menegaskan pentingnya menjaga kebersihan, kerapian, dan kelestarian lingkungan selama perkemahan berlangsung.
Pembina Pramuka MTsN 15 Majalengka, Kusnudin, S.Pd.I., menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang menyeluruh kepada peserta, baik dalam aspek keterampilan maupun pembentukan karakter.
Menurut Kusnudin, perkemahan bukan sekadar tempat untuk mempraktikkan keterampilan kepramukaan, tetapi juga kesempatan bagi peserta untuk belajar bertanggung jawab, mandiri, disiplin, kreatif, dan bekerja sama dalam kelompok.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap agenda dengan tertib dan sungguh-sungguh serta menerapkan nilai-nilai yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun masyarakat.
Salah seorang peserta, Zaskia dari kelas VII B, mengaku senang mengikuti rangkaian kegiatan perkemahan karena memperoleh pengalaman baru sekaligus belajar membangun kekompakan bersama teman-temannya.
“Menurut saya, kegiatan ini sangat mendidik, tetapi juga asyik. Kami bisa belajar keterampilan Pramuka, melatih kekompakan, dan mendapatkan pengalaman baru bersama teman-teman,” ungkapnya.
Pada malam hari, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan upacara api unggun yang menjadi salah satu momen kebersamaan dalam perkemahan. Suasana semakin meriah dengan lomba joget yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk menunjukkan kreativitas, keberanian, dan kekompakan bersama kelompok masing-masing.
Melalui rangkaian kegiatan hari kedua ini, MTsN 15 Majalengka berupaya membentuk peserta didik yang terampil, disiplin, mandiri, peduli terhadap lingkungan, serta memiliki semangat persaudaraan dan jiwa kepemimpinan. Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak hanya tumbuh selama perkemahan, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


Komentar