Sukahaji (KEMENAG) — Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 14 Majalengka menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Santri Tahun 2026 dengan khidmat. Kegiatan yang berlangsung di lapang upacara madrasah pada Rabu (22/10/2026) ini diikuti oleh seluruh dewan guru, staf Tata Usaha, serta siswa dan siswi.
Peringatan Hari Santri tahun ini mengusung momentum penting untuk meneguhkan peran santri dalam menghadapi tantangan zaman modern. Bertindak sebagai Pembina Upacara, Kepala Madrasah MTsN 14 Majalengka, Dra. Hj. Ihat Muslihat, M.Pd.I, menyampaikan amanat yang sarat akan motivasi dan nilai-nilai kebangsaan.
Rangkaian upacara dimulai pukul 07.30 WIB dengan pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Ikrar Santri, hingga amanat pembina upacara.
Dalam amanatnya, Dra. Hj. Ihat Muslihat, M.Pd.I, menegaskan bahwa santri masa kini harus mampu beradaptasi dengan perkembangan global tanpa meninggalkan akar nilai-nilai keislaman dan akhlakul karimah.
“Santri hari ini tidak boleh hanya unggul dalam pemahaman ilmu agama, tetapi juga harus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), memiliki karakter yang kuat, serta kemandirian ekonomi. Bekal inilah yang akan mengantarkan para santri untuk berkontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Hj. Ihat di hadapan seluruh peserta upacara.
Tujuan dari pelaksanaan upacara ini adalah untuk mengenang dan meneladani semangat jihad para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Selain itu, kegiatan ini bermanfaat untuk menanamkan jiwa patriotisme, nasionalisme, dan semangat kebersamaan di lingkungan civitas akademika madrasah.
Pihak Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka berharap, peringatan Hari Santri Tahun 2026 di MTsN 14 Majalengka ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan kualitas layanan pendidikan keagamaan, serta melahirkan generasi santri yang moderat, cerdas, dan inspiratif bagi masyarakat luas.
Kontributor : Asep M Ramdan


Komentar