Talaga (KEMENAG) — Guna memastikan kelancaran pemenuhan gizi peserta didik serta mendukung keteraturan distribusi program penunjang kesehatan sekolah, MAN 1 Majalengka secara disiplin mengelola alur pembagian Makanan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan pengambilan, pembagian, hingga perapian ompreng makanan MBG tersebut dilaksanakan oleh tim piket harian Kelas X.9 di Ruang Kelas X.9 MAN 1 Majalengka, Selasa (6/10/2026).
Rangkaian distribusi makanan bergizi dimulai tepat pada jam istirahat kedua pukul 12.24 WIB. Empat siswa Kelas X.9 yang bertugas piket hari Selasa—yakni Fadilah, Fadil, Eka Akmal, dan Lutfi—dengan sigap bergerak menuju titik distribusi utama di dekat area meja biru untuk mengambil jatah wadah makanan (ompreng) MBG. Selanjutnya, tim piket membawa dan membagikan porsi makanan secara tertib dan merata kepada seluruh rekan sekelasnya. Usai sesi makan bersama selesai dan seluruh hidangan dihabiskan, para petugas piket kembali mengumpulkan, merapikan, serta mengembalikan ompreng bekas pakai ke lokasi penampungan awal dalam keadaan tertata rapi.
Penyelenggaraan alur distribusi MBG berbasis tim piket ini dirancang sebagai bentuk penanaman jiwa gotong royong, tanggung jawab, serta ketertiban kesiswaan. Melalui pembagian peran yang terstruktur, proses penyaluran asupan gizi harian bagi para siswa dapat berjalan tepat waktu, higienis, serta tidak mengganggu efektivitas jam pembelajaran.
Petugas piket Kelas X.9 MAN 1 Majalengka, Fadilah, menyampaikan bahwa koordinasi antarpetugas piket menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran pembagian makanan.
“Kami bertempat di tim piket hari Selasa selalu berupaya sigap saat jam istirahat kedua tiba. Pengambilan dan pengembalian ompreng MBG kami lakukan secara bersama-sama agar seluruh teman-teman bisa menikmati makanan bergizi tepat waktu dan kelas tetap rapi,” ujar Fadilah.
Sementara itu, Siswi Kelas X.9 MAN 1 Majalengka, Sinta Sri Wahyuni, mengapresiasi kerapian dan kedisiplinan tim piket kelasnya dalam mengelola penyaluran MBG.
“Piket ini sangat penting supaya program MBG bisa tersalurkan dengan baik dan seluruh siswa-siswi Kelas X.9 mendapatkan bagiannya masing-masing secara adil. Kesiapan tim piket juga membuat ketertiban dan kebersihan kelas tetap terjaga sebelum dan sesudah makan,” kata Sinta.
Sebagai tindak lanjut, wali kelas bersama tim pengelola kesehatan madrasah akan terus mengevaluasi dan memantau kedisiplinan alur distribusi makanan di tiap kelas guna memastikan standar kebersihan dan pemenuhan gizi siswa selalu optimal.
Melalui keberlanjutan dan ketertiban penyaluran program Makanan Bergizi Gratis ini, diharapkan dapat meningkatkan kesehatan fisik serta konsentrasi belajar peserta didik, sekaligus memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan kesiswaan di lingkungan MAN 1 Majalengka.
Kontributor: Wawan Abdul Gani


Komentar